Gelar HeartVenture di Yogyakarta, Dompet Dhuafa Ajak Generasi Muda Saksikan Pemberdayaan Peternakan
BERITA TERBARU INDONESIA, YOGYAKARTA — Dompet Dhuafa kembali meluncurkan program pemberdayaan bertajuk HeartVenture. Program ini unik karena melibatkan anak muda dari berbagai daerah, sebagian besar merupakan content creator. Mereka diberi kesempatan untuk melihat lebih dekat berbagai inisiatif pemberdayaan Dompet Dhuafa, termasuk proses pengelolaan hewan kurban di Yogyakarta, serta berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di Yayasan Kanker Indonesia.
Pimpinan Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta, Muhammad Zahron, menjelaskan bahwa lebih dari 1.600 hewan kurban telah dipersiapkan untuk disembelih dalam program Tebar Hewan Kurban (THK) tahun ini. Hewan-hewan ini berasal dari peternakan binaan Dompet Dhuafa, yaitu DD Farm yang berlokasi di Yogyakarta. Para peserta HeartVenture diajak untuk menyaksikan langsung Yogyakarta sebagai wujud transparansi dalam pengelolaan zakat produktif, sekaligus memperlihatkan dampak nyata dari dana zakat yang dikelola untuk pemberdayaan masyarakat.
DD Farm dikelola dengan pendekatan philanthroppreneur, memanfaatkan dana zakat, infak, dan wakaf untuk memastikan bahwa hewan kurban yang disalurkan sehat dan sesuai syariat.
“Kolaborasi ini antara Dompet Dhuafa pusat dengan Dompet Dhuafa Jogja. Menjelang Idul Adha, harapannya lebih banyak masyarakat mengenal program tebar hewan kurban, yang bukan hanya tentang penjualan kurban tetapi juga dimulai dari pemberdayaan peternakan hingga quality control hewan hingga siap untuk kurban,” kata Muhammad Zahron saat mengunjungi DD Farm Pundong, Kabupaten Bantul bersama peserta HeartVenture Yogyakarta, Sabtu (17/5/2025).
Terkait distribusi, Kabupaten Gunungkidul menjadi wilayah utama penerima hewan kurban, mengingat tingkat konsumsi daging yang masih rendah di sana.
“Hewan kurban akan disebar ke lokasi binaan kami di Yogya hingga Jawa Tengah, termasuk Magelang, Solo, Klaten, Purworejo, dan daerah lainnya. Terbanyak di Gunungkidul,” tambahnya.
Sejarah DD Farm
Kepala Kandang DD Farm, Subadar, menyambut baik kunjungan peserta HeartVenture Jogjakarta. Ia menceritakan perkembangan DD Farm yang awalnya hanya berisi gudang dan beberapa kandang sapi, kini berkembang menjadi besar.
DD Farm di Pundong, Bantul, merupakan salah satu dari dua kandang besar yang dimiliki Dompet Dhuafa di Yogyakarta. Berdiri sejak 2022, kandang seluas 3.600 meter persegi ini kini menjadi rumah bagi 500 domba fattening (penggemukan) dan 200 domba breeding (pembibitan).
“DD Farm didirikan sebagai persiapan kurban. Tiap tahun Dompet Dhuafa menggelar tebar hewan kurban. Salah satunya di kandang ini, kami menyiapkan domba lokal,” ujarnya.
Subadar menegaskan bahwa DD Farm adalah sebuah ekosistem hidup, lengkap dengan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) bersertifikat, gudang pakan hijauan, dan lahan seluas satu hektar untuk menanam pakan ternak.
Pendistribusian hewan kurban adalah tantangan besar, namun dengan DD Farm, Dompet Dhuafa bisa memastikan hewan kurban sesuai syariat, sehat, dan siap disebar ke seluruh Indonesia. Menyambut Idul Adha 2025, DD Farm Pundong menyiapkan 500 ekor domba dari total hampir 1.600 ekor yang siap didistribusikan ke seluruh wilayah DIY.
“Kami pastikan domba yang ada di kandang sehat, tidak cacat, layak untuk kurban, dan umurnya lebih dari 6 bulan,” jelas Subadar.
Kegiatan Peserta HeartVenture Yogyakarta
Dalam permainan ringan, peserta diajak lebih dekat dengan hewan kurban binaan Dompet Dhuafa, beraktivitas seperti memotong bulu domba, menggiring, menghitung, dan menimbang domba yang akan dikurbankan.
“Aktivitas ini untuk menunjukkan transparansi pengelolaan hewan kurban kepada peserta bahwa domba-domba di sini dikelola sesuai syariat Islam,” ungkap Subadar.
Di luar DD Farm, peserta juga melihat pemberdayaan Edufarm di Cangkringan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat transparansi, memperluas dampak zakat produktif, dan mengajak lebih banyak pihak berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.
Di sana, peserta belajar memeras susu sapi, memanen jamur, dan berinteraksi langsung dengan warga Desa Cangkringan. Kegiatan ditutup dengan acara One Fun Day bersama anak-anak di Yayasan Kanker Indonesia.
Salah satu peserta dari Jakarta, Diah Agustina Wulandari, mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti HeartVenture bersama Dompet Dhuafa sangat berkesan. Ia merasa senang sekaligus terharu saat bermain dengan anak-anak di panti asuhan tersebut.
“Awalnya penasaran dengan aksi nyata Dompet Dhuafa yang biasa dilihat di medsos. Setelah beberapa kali visit ke binaan di Jabodetabek, yang paling membekas adalah kunjungan ke Yayasan Kanker Indonesia. Melihat anak-anak berjuang melawan penyakit, sungguh tersentuh melihat mereka ceria meski kondisi tubuh mereka kurang baik,” ungkap Dyah.
