Berita Terbaru Indonesia, TEHERAN
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menyatakan kesiapan penuh untuk menghadapi setiap tindakan permusuhan dengan tanggapan yang melampaui imajinasi musuh dan dapat mengubah dinamika kekuatan di kawasan.
Pada Sabtu (24/5/2025), dalam sebuah pernyataan yang diambil dari laporan, IRGC menegaskan bahwa mereka terus meningkatkan kesiapan secara menyeluruh di garis depan melawan musuh.
IRGC juga menekankan bahwa, bekerja sama dengan cabang-cabang Angkatan Bersenjata Iran lainnya, mereka siap memberikan respons yang menentukan dan membuat musuh menyesal atas setiap tindakan permusuhan.
Pernyataan tersebut mengungkapkan bahwa respons ini tidak hanya akan menimbulkan penyesalan bagi para agresor yang delusional, tetapi juga mengubah keseimbangan kekuatan strategis yang menguntungkan pihak kebenaran, merugikan ‘Setan Besar’ (Amerika Serikat) dan sekutu rezim Zionis di Asia Barat.
Amerika Serikat memperoleh informasi intelijen yang menunjukkan bahwa Israel sedang bersiap untuk menyerang fasilitas nuklir Iran.
Laporan ini diungkapkan oleh pejabat Amerika Serikat, yang memperingatkan bahwa serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran bisa menjadi sinyal konflik regional yang lebih luas di Timur Tengah.
Pejabat tersebut menambahkan bahwa belum jelas apakah pemimpin Israel telah membuat keputusan akhir terkait serangan tersebut.
Menurut sumber, Israel tidak dapat menghancurkan program nuklir Iran tanpa dukungan Amerika Serikat. Seorang pejabat senior Amerika Serikat menyebutkan bahwa Washington sedang meningkatkan upaya untuk mengumpulkan informasi intelijen guna membantu jika Israel memutuskan untuk melancarkan serangan.
Keputusan Israel untuk melancarkan serangan kemungkinan akan bergantung pada pandangan mereka terhadap negosiasi Washington dengan Teheran.
Israel kemungkinan akan menyerang fasilitas nuklir Iran untuk mencegah kesepakatan yang dianggap buruk oleh Presiden Donald Trump, menurut sebuah sumber di Amerika Serikat.
