Keberkahan Kurban: Berbagi Kebahagiaan Bersama
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Salah satu hikmah besar dari Idul Adha adalah menyebarkan kebahagiaan kepada sesama. Lebih dari sekadar mendekatkan diri kepada Allah dan meneladani Nabi Ibrahim dalam pengorbanannya terhadap putranya, Nabi Ismail, yang kemudian menjadi syariat Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
Manfaat bagi orang yang berkurban tidak hanya terletak pada ketaatan terhadap perintah Allah, tetapi juga karena tindakan tersebut menyebarkan kebahagiaan dan kegembiraan kepada orang lain melalui pemberian daging kurban.
- Berita Terkini: Batang-Bintan Mendapatkan Investasi dari China, Menko Airlangga: Ini Seperti Sichuan dan Fujian di Indonesia
- Tarif Impor Trump Ditunda, Uni Eropa Mendapatkan Waktu Tambahan Hingga 9 Juli
- Penantian Hampir Seabad, Union Saint-Gilloise Akhirnya Menjuarai Liga Belgia Lagi
Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya amal yang paling dicintai Allah setelah amal wajib adalah memberikan kebahagiaan kepada sesama Muslim.’ (HR ath-Thabrani).
Beliau menekankan bahwa menyebarkan kebahagiaan kepada orang lain, terutama kepada sesama Muslim, merupakan amal yang sangat dicintai oleh Allah.
Pertama, hal ini merupakan perwujudan dari cinta kepada sesama Muslim. Rasa cinta ini adalah salah satu cara untuk merasakan nikmatnya iman, sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah.
‘Tiga hal yang jika dilakukan oleh seseorang, niscaya ia akan merasakan nikmatnya iman; mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari apapun, mencintai saudaranya karena Allah, dan membenci kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya dari sana sebagaimana ia benci dicampakkan ke dalam api neraka.’ (HR al-Bukhari).
