Delima, Buah Penuh Manfaat yang Diabadikan dalam Alquran
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Khasiat buah delima telah dikenal luas di berbagai belahan dunia, seperti di Timur, Mediterania, dan Afrika. Sejak zaman dahulu, kedokteran Islam telah memanfaatkan buah ini sebagai pengobatan, seperti yang dilakukan oleh ar-Razi (854–925) dan Ibnu Sina (980-1037).
Beberapa komponen dalam delima diketahui mampu mengatasi 15 jenis penyakit, seperti yang ditulis oleh Levin GM dalam bukunya, Pomegranate (2006).
- Tantangan Ekonomi Syariah untuk Memangkas Kesenjangan dengan Keuangan Konvensional
- Britney Spears Bikin Panik Awak Kabin karena Menyalakan Rokok di Pesawat
- Indonesia–China Teken Dua MoU Industri dan Rantai Pasok Senilai Rp 81,5 Triliun
Di antara manfaat dari buah ini adalah menjaga kesehatan jantung dan usus, mengatasi cacing pita, dan menyembuhkan disentri. Menurut Ibnu Sina, kulit delima bahkan bisa digunakan untuk mengusir serangga.
Di alam, burung sering memanfaatkan kulit delima dalam membuat sarangnya, sehingga hama tidak mendekati telur mereka.
Delima juga bermanfaat dalam bidang kosmetik. Berdasarkan buku Mukjizat Kedokteran Nabi, kulit delima yang telah dipanaskan dalam air mendidih bisa dicampur dengan ekstrak pohon inai.
Campuran ini kemudian ditumbuk halus dan diaplikasikan pada rambut. Hasilnya, rambut akan terlihat segar, berkilau, dan mencegah kerontokan.
Manfaat lain dari kulit delima adalah membasmi cacing pita di usus. Caranya dengan merebusnya, lalu minum air rebusannya. Ibnu Sina juga merekomendasikan metode ini.
Dari segi nutrisi, setiap buah delima mengandung 10 persen zat pemanis, satu persen asam sitrat, 80 persen air, dan tiga persen protein. Delima juga kaya akan vitamin A, B, C, dan D serta mineral seperti zat besi, kalsium, potasium, dan fosfor.
Bijinya juga menjadi sumber serat yang baik. Bagi yang ingin menjaga berat badan, mengonsumsi buah ini meski dalam jumlah kecil sudah membantu mengurangi nafsu makan karena memberikan rasa kenyang yang lama.
Untuk menjaga daya tahan tubuh, mengonsumsi buah delima sangat dianjurkan. Buah ini digelari superfood karena mengandung antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit.
Delima dapat memenuhi 40 persen kebutuhan vitamin C harian. Khasiat lainnya termasuk menurunkan kadar kolesterol dan melancarkan aliran darah, sehingga mengurangi risiko serangan jantung.
Menurut buku Health Secret of Delima, delima yang dihaluskan bisa menjadi ramuan untuk menghaluskan kulit. Jika disajikan sebagai jus, delima dapat meredakan radang tenggorokan.
Dengan minum satu gelas jus delima setiap hari, seseorang akan mendapatkan 100 miligram senyawa antioksidan polifenol.
Manfaatnya termasuk mengikis sel kanker dan memperbaiki dinding arteri agar tidak mengeras. Jangan buang biji delima saat membuat jus, karena di dalamnya terkandung polifenol yang penting. Antioksidan ini mampu mengurangi risiko penyakit jantung, pembuluh darah, dan kanker. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa polifenol dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer.
