Irjen Kemenag: Tidak Ada Insiden yang Mengganggu Jamaah Haji
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Inspektur Jenderal Kementerian Agama (Irjen Kemenag), Khairunas menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun 2025/1446 H berada dalam kondisi aman dan terkontrol. Hingga saat ini, menurutnya, tim pemantau di lapangan belum menemukan insiden luar biasa yang mengganggu ketenangan jamaah haji.
“Dalam pengawasan tim kami sejauh ini, pelaksanaan haji tetap dalam batas aman dan terkoordinasi dengan baik,” ujar Khairunas saat berbicara kepada wartawan di Kantor Inspektorat Jenderal Kemenag, Jakarta, Rabu (28/5/2025).
Khairunas menjelaskan, sejak awal tahun, langkah-langkah proaktif telah diambil untuk memastikan kelancaran pelaksanaan haji. Audit operasional telah dilaksanakan sejak Januari 2025 pada delapan embarkasi haji guna menilai kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia di asrama haji.
“Kami menerapkan dua bentuk pengawasan. Di dalam negeri, kami memantau 14 embarkasi setiap hari. Laporan harian kami sampaikan langsung kepada Menteri Agama, mencakup jumlah jamaah yang berangkat, keterlambatan atau percepatan jadwal, serta kursi kosong,” jelasnya.
Tim Itjen juga mengawasi kehadiran dan efektivitas petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di setiap embarkasi, termasuk kualitas layanan konsumsi. Temuan di lapangan segera ditindaklanjuti dengan langkah korektif.
Tantangan yang dihadapi antara lain adalah visa yang belum terbit bagi jamaah cadangan, jamaah sakit yang gagal berangkat, dan kendala pelayanan bagi lansia. Menurut Khairunas, semua masalah tersebut ditangani dengan cepat, termasuk mengganti jamaah dengan jamaah cadangan lain untuk meminimalisir kursi kosong.
Di Arab Saudi, pengawasan dilakukan di tiga titik utama, yaitu Makkah, Madinah, dan Jeddah. Tim pemantau terdiri dari 17 orang, termasuk auditor, ketua tim, dan pengendali teknis. Laporan mereka dikirim setiap hari dan langsung ditangani.
