Faktor Penyebab Kemacetan Serius di Jakarta pada Rabu Sore Menurut Polisi
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa kemacetan hebat yang terjadi di beberapa bagian Jakarta pada Rabu (28/5/2025) sore bukan disebabkan oleh kunjungan kenegaraan. Sebaliknya, hal ini disebabkan oleh peningkatan yang signifikan dalam jumlah kendaraan.
“Kemarin kami menyimpulkan bahwa memang terjadi penyumbatan di beberapa lokasi dan bersamaan dengan itu volume kendaraan meningkat secara drastis,” ungkap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (19/5/2025).
Komarudin juga menegaskan bahwa kepadatan lalu lintas bukan akibat dari kunjungan kenegaraan Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron.
“Pada saat kepadatan lalu lintas di sore hari, justru Presiden Prancis sedang menghadiri acara di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun, Jakarta Timur dan kami tidak menerima laporan adanya kepadatan yang berarti di sana. Kondisi normal seperti biasanya meski ada penutupan jalan saat beliau menuju lokasi acara,” jelasnya.
Komarudin memaparkan bahwa kemacetan terjadi di ruas Jalan Sudirman sisi selatan dari arah Semanggi serta Gatot Subroto yang berdampak hingga ke S Parman dan MT Haryono. “Ini berbeda dengan lokasi kegiatan di mana Presiden Perancis beraktivitas di salah satu Universitas di Jakarta Timur,” katanya.
Komarudin menambahkan beberapa titik kemacetan ditemukan seperti di SCBD yang berdampak hingga ke luar kemudian juga di kawasan HI dan beberapa titik lainnya. “Kami memperkirakan kemacetan kemarin terjadi saat jam pulang kerja mengingat kemungkinan hari terakhir bekerja sebelum libur panjang. Hal ini berdasarkan pantauan akses kendaraan yang keluar Jakarta dari sore hingga malam,” katanya.
Terkait libur panjang, Komarudin menjelaskan bahwa pihaknya telah menempatkan 754 personel yang mengawasi arus kendaraan yang masuk atau keluar dari Jakarta. “Kami juga telah berkoordinasi dengan wilayah setempat, seperti Polda Banten dan Polda Jawa Barat. Kami akan memberikan informasi jika ada gelombang pergerakan lalu lintas menuju tempat wisata atau keluar kota,” katanya.
