Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • bisnis
  • Pertumbuhan Laba Bersih PTPN Group Melalui Transformasi
  • bisnis

Pertumbuhan Laba Bersih PTPN Group Melalui Transformasi

Intan Permatasari Mei 30, 2025
transformasi-kerek-laba-bersih-ptpn-group

Pertumbuhan Laba Bersih PTPN Group Melalui Transformasi

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memperlihatkan komitmennya untuk berkembang secara berkelanjutan. Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani menyatakan pentingnya hal ini di tengah berbagai tantangan dan perubahan cepat dalam industri agribisnis.

“Sampai dengan April 2025, PTPN Group berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 16,48 triliun, yang tidak hanya melebihi target RKAP (102 persen) tetapi juga meningkat 20,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ungkap Ghani dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat (30/5/2025).

Ghani menjelaskan bahwa laba bersih perusahaan juga meningkat menjadi Rp 1,23 triliun, atau 301,4 persen dari RKAP dan naik 3.165 persen secara tahunan. Sedangkan EBITDA mencapai Rp 4,09 triliun, lebih dari tiga kali lipat target perusahaan.

“Angka-angka ini bukan sekadar capaian bisnis, tetapi hasil dari upaya keras sejak 2020,” tambah Ghani.

Transformasi ini tidak hanya memperkuat kinerja operasional dan keuangan, tetapi juga meningkatkan ketahanan PTPN Group terhadap dinamika industri. Dengan efisiensi berkelanjutan dan penguatan struktur permodalan, perusahaan berupaya menjadi perusahaan agribisnis nasional yang modern, sehat, dan berdaya saing.

Dari hasil positif ini, kata Ghani, komoditas sawit tetap menjadi tulang punggung utama. Dengan pendapatan mencapai Rp 13 triliun atau 120 persen dari target, sawit memberikan kontribusi terbesar.

“Harga jual rata-rata CPO mencapai Rp 14.530 per kg (121 persen dari RKAP) dan efisiensi biaya, membuat EBITDA sawit mencapai Rp 4,47 triliun,” lanjut Ghani.

Selain itu, ujar Ghani, komoditas gula dari tebu menjadi kejutan manis tahun ini. Volume penjualan gula mencapai 96 ribu ton dan masih 89,5 persen dari target, tetapi dengan pendapatan Rp 1,61 triliun, EBITDA telah mencapai Rp 250 miliar atau 245 persen dari target.

“Harga jual gula juga solid di rata-rata Rp 15.595 per kg. Komoditas karet juga tampil kompetitif, mencatat pendapatan Rp 1,29 triliun dan harga jual tinggi sebesar Rp 34.090 per kg. Kinerja ini menghasilkan EBITDA Rp 238 miliar, melampaui target hingga 442 persen,” tambahnya.

Dari sisi neraca keuangan, lanjut Ghani, kekuatan PTPN Group semakin solid. Total aset mencapai Rp 146,6 triliun dan ekuitas sebesar Rp 75,61 triliun.

“Yang patut diapresiasi adalah posisi saldo laba, yang dalam lima tahun terakhir membaik drastis, dari minus Rp 15,19 triliun pada 2020 menjadi hanya minus Rp 1,5 triliun per April 2025,” ungkap Ghani.

Perusahaan, lanjut Ghani, juga mencatat arus kas operasi (NOCF) sebesar Rp 1,86 triliun, didorong penerimaan dari pelanggan yang melebihi target. Sementara itu, pengeluaran untuk investasi masih terjaga dengan realisasi sekitar 24% dari RKAP.

“Kami menjaga ketat pengelolaan arus kas dan pengeluaran investasi, sambil tetap berupaya efisiensi di berbagai lini operasional. Hal ini membuat PTPN Group tetap solid di tengah fluktuasi industri dan harga komoditas,” lanjut Ghani.

Sejak dimulainya restrukturisasi menyeluruh pada 2020, Ghani menyatakan bahwa PTPN Group terus memperkuat dirinya melalui integrasi rantai pasok, digitalisasi proses bisnis, serta pembentukan subholding berdasarkan komoditas utama, yaitu PalmCo, SugarCo, dan SupportingCo. Langkah ini bukan sekadar pembenahan organisasi, tetapi juga menjadi fondasi kuat bagi akselerasi bisnis jangka panjang.

“Kami percaya bahwa dengan konsistensi menjalankan transformasi, tata kelola yang semakin baik, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, holding perkebunan akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan dan energi nasional,” kata Ghani.

Continue Reading

Previous: 4 Strategi Membuat Anak Betah Saat Bepergian dengan Mobil
Next: Wamenkum: RUU KUHAP Wajib Disahkan Tahun Ini

Related News

rayakan-hari-jadi-pertama-ohsome-luncurkan-funfunland-diy-corner-untuk-asah-kreativitas
  • bisnis

Peringati Ulang Tahun Pertama, Oh!Some Perkenalkan Funfunland DIY Corner untuk Tingkatkan Kreativitas

Agus Haryanto Agustus 6, 2025
muslimah-pengusaha-alisa-khadijah-icmi-tingkatkan-kapasitas-pengusaha
  • bisnis

Pengusaha Muslimah Alisa Khadijah ICMI Kembangkan Kapasitas Bisnis

Agus Santoso Juli 31, 2025
daikin-mulai-pengiriman-perdana-ac-nusantara-prestige-ke-seluruh-indonesia
  • bisnis

Daikin Memulai Penyaluran Pertama AC Nusantara Prestige ke Seluruh Indonesia

Maya Lestari Juli 20, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.