Kabar Duka: Legenda Heavy Metal Ozzy Osbourne Meninggal Dunia
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Musisi legendaris heavy metal Ozzy Osbourne telah meninggal dunia pada usia 76 tahun di Inggris pada Selasa (22/7/2025). Kepergiannya terjadi hanya beberapa minggu setelah penampilan terakhirnya bersama Black Sabbath.
Osbourne, yang dikenal dengan persona panggungnya yang gelap, memiliki suara yang kuat dari heavy metal. Menurut pernyataan resmi dari keluarganya di Birmingham, Inggris, yang diterima pada Rabu (23/7/2025), “Dengan kesedihan yang tak terlukiskan, kami harus mengabarkan bahwa Ozzy Osbourne tercinta kami telah meninggal pagi ini. Dia bersama keluarganya dan dikelilingi oleh cinta. Kami meminta semua orang untuk menghormati privasi keluarga kami saat ini.” Pada tahun 2020, Osbourne mengungkapkan bahwa ia menderita penyakit Parkinson setelah mengalami kecelakaan jatuh.
Ozzy Osbourne, baik ketika mengenakan pakaian serba hitam atau tampil tanpa baju, sering menjadi pusat kritik dari kelompok orang tua karena citra panggungnya yang kontroversial. Salah satu insiden paling terkenal adalah ketika ia menggigit kepala kelelawar di atas panggung, yang menyebabkan kegemparan luas. Namun, kemudian, sisi lain dari dirinya terungkap melalui acara TV realitas “The Osbournes,” di mana ia tampil sebagai ayah yang kikuk namun manis, menunjukkan sisi kemanusiaan di balik persona “Pangeran Kegelapan”.
Black Sabbath: Dentuman Besar Heavy Metal
Debut album pertama Black Sabbath yang berjudul sama pada tahun 1969 sering dianggap sebagai “Dentuman Besar” heavy metal. Album ini dirilis di tengah puncak Perang Vietnam, mendobrak suasana “pesta hippie” dengan nuansa ancaman dan firasat buruk yang kental. Sampul albumnya menampilkan sosok menyeramkan di lanskap yang tandus, dan musiknya—keras, padat, dan marah—menandai pergeseran signifikan dalam genre rock ‘n’ roll. Album ini menjadi fondasi bagi genre musik yang akan mendominasi panggung-panggung dunia.
Album kedua band, Paranoid, melahirkan lagu-lagu metal klasik seperti War Pigs, Iron Man, dan Fairies Wear Boots. Meskipun lagu “Paranoid” sendiri hanya mencapai peringkat 61 di Billboard Hot 100, ia menjadi lagu khas band dalam banyak hal. Kedua album ini dipilih oleh pembaca majalah Rolling Stone sebagai dua dari 10 album heavy metal terhebat sepanjang masa, membuktikan pengaruh abadi Black Sabbath.
Karier Solo dan Pengakuan Abadi
Meskipun kesuksesannya monumental, Ozzy Osbourne dipecat dari Black Sabbath pada tahun 1979 karena ekses pribadinya yang legendaris, seperti sering terlambat untuk latihan dan melewatkan pertunjukan. Terry “Geezer” Butler, bassis Black Sabbath, dalam memoarnya Into the Void, menulis, “Kami tahu kami tidak punya pilihan selain memecatnya karena dia sudah sangat tidak terkendali. Tapi kami semua sangat sedih dengan situasi itu.”
Namun, Osbourne bangkit kembali setahun kemudian sebagai artis solo dengan album Blizzard of Ozz (1980) dan Diary of a Madman (1981). Kedua album ini menjadi klasik hard rock, meraih multiplatinum, dan melahirkan lagu-lagu favorit abadi seperti “Crazy Train”, “Goodbye to Romance”, “Flying High Again”, dan “You Can’t Kill Rock and Roll.”
Keberhasilan solonya membuktikan bahwa karisma dan bakat musik Osbourne tidak terbatas pada satu band. Osbourne dua kali dinobatkan ke Rock & Roll Hall of Fame — sekali bersama Black Sabbath pada tahun 2006 dan sekali lagi pada tahun 2024 sebagai artis solo, sebuah pencapaian yang langka dan menegaskan status legendarisnya.
