Guardiola Ungkap Juara Piala FA Belum Cukup Angkat Reputasi Manchester City
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Menjuarai Piala FA dianggap belum cukup untuk memulihkan reputasi Manchester City setelah sang juara bertahan Liga Primer Inggris itu tersisih dalam persaingan musim ini. Meski demikian, meraih trofi Piala FA menurut pelatih Pep Guardiola adalah cara yang baik untuk menutup kiprah City di kompetisi domestik.
City tertinggal dari saingan juara Liverpool dan Arsenal di awal musim ini setelah mengalami sembilan kekalahan. Jumlah kekalahan tersebut lebih banyak dari dua musim sebelumnya jika digabungkan. Di sisi lain, the Citizens juga tersingkir pada fase gugur Liga Champions.
- Kisah 13 Tahun Berakhir, Jamie Vardy Tinggalkan Leicester City Akhir Musim Ini
- Guardiola Nilai Man City Jalani Musim Buruk Meski Tiket Liga Champions di Depan Mata
- Gol Injury Time Matheus Nunes Angkat Man City ke Peringkat Tiga, Guardiola Bersukacita
Guardiola belum pernah mengalami musim tanpa trofi sejak tahun pertamanya di klub. Pelatih yang telah meraih enam kali juara liga bersama City ini berharap timnya akan kembali ke performa terbaik pada musim depan.
“Kemenangan Piala FA tidak menjamin Anda kembali seperti dulu. Itu adalah sebuah gelar, satu angka. Tentu akan menyenangkan mengakhirinya dengan cara seperti itu, untuk beristirahat sejenak sebelum kami pergi ke Piala Dunia (Klub),” kata Guardiola kepada wartawan.
Namun, Guardiola menegaskan bahwa pandangannya tidak akan berubah. Menurutnya, hal ini bisa terjadi pada semua tim di dunia, bukan hanya kepada Man City.
Walau demikian, ia mengaku melihat posisi City di pertengahan musim ini yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam delapan tahun ia melatih di Manchester. Saat ini, City berada di urutan ketiga klasemen Liga Primer Inggris.
“Ada alasan mengapa kami terjatuh, mungkin secara tak terduga, terlalu banyak. Saya merasa musim depan akan lebih baik. Kami akan bersaing dengan lebih baik. Kami akan lebih menjadi diri kami sendiri,” tegasnya.
City akan menghadapi Nottingham Forest di semifinal kedua pada Ahad (27/4/2025) di Wembley. Guardiola menargetkan penampilan final ketiga secara beruntun, di mana mereka akan menghadapi pemenang laga Crystal Palace vs Aston Villa.
Namun, Forest merupakan lawan yang sulit dengan tim asuhan Nuno Espirito Santo yang juga berada dalam pertarungan lima besar dengan City di liga. Nottingham berusaha untuk mengamankan tempat di Liga Champions dan final Piala FA pertama mereka dalam 34 tahun.
“Akan bagus untuk mencapai (final) yang ketiga, tetapi kami memiliki saingan yang serius dan tangguh, saingan yang berat,” kata Guardiola.
Para penggemar Nottingham Forest dinilainya sudah menanti lama sejak terakhir tim kesayangan mereka bermain di semifinal Piala FA. Sebaliknya, selama bertahun-tahun City telah berada di empat besar kompetisi ini.
“Dia (Espirito Santo) luar biasa, lolos ke Liga Europa dengan Wolves dan sekarang dengan Nottingham Forest. Dia telah melakukan pekerjaan yang sangat bagus,” puji Guardiola.
Guardiola menyampaikan kabar baik mengenai penjaga gawang Ederson yang sudah kembali berlatih. Namun, Guardiola tidak mengungkapkan apakah kiper timnas Brasil itu akan kembali tampil di bawah mistar gawang setelah absen dalam dua pertandingan terakhir karena cedera.
“Saya tidak tahu apakah dia akan siap untuk pertandingan ini. Semoga saja untuk pertandingan berikutnya,” katanya.
