Pernikahan Megah Jeff Bezos di Venesia Mendapat Kritik dari Warga
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Meski cinta dapat berkembang di Venesia, tidak semua orang menyambutnya dengan antusias, terutama ketika pasangan yang menikah adalah salah satu individu terkaya di dunia. Jeff Bezos, pendiri Amazon sekaligus pemilik perusahaan luar angkasa Blue Origin, berencana menikahi tunangannya, jurnalis Lauren Sanchez, dalam sebuah pesta mewah di Venesia pada 24-26 Juni mendatang. Namun, rencana pernikahan megah ini justru mendapat penolakan dari sejumlah warga setempat.
Belum lama ini, sebuah spanduk besar bertuliskan ‘X’ di atas nama Bezos dipasang di menara lonceng yang menghadap ke laguna Venesia. Spanduk ini dipasang oleh kelompok aktivis ‘No Space for Bezos’ sebelum akhirnya dilepas oleh pihak berwenang pada Kamis (12/6/2025).
‘Dia tidak diterima di sini, tidak di Venesia, tidak di mana pun!’ tulis kelompok tersebut di Facebook, dikutip dari Malay Mail, Ahad (15/6/2025).
Venesia memang dikenal sebagai kota penuh cinta dan sejarah. Pada 2014, aktor George Clooney dan pengacara hak asasi manusia Amal Alamuddin memilih kota kanal ini sebagai lokasi pernikahan mereka yang penuh pesona dan romantisme. Namun, suasana kali ini terasa berbeda.
Aktivis setempat menilai kota mereka semakin kehilangan identitas sebagai tempat tinggal yang nyata karena terus dikomersialkan untuk kepentingan selebritas dan turis superkaya. ‘Venesia adalah kota yang hidup, bukan tempat yang bisa disewa oleh penawar tertinggi,’ tulis kelompok ‘No Space for Bezos’ di media sosial.
Kelompok ini juga mengkritik Bezos atas peluncuran luar angkasa Blue Origin yang dilakukan April lalu. Peluncuran tersebut membawa Lauren Sanchez, Katy Perry, dan empat perempuan lainnya ke luar angkasa. Aksi itu dianggap mahal, tidak inklusif, dan merusak lingkungan.
Poster dan stiker anti-Bezos mulai muncul di seluruh kota dalam beberapa hari terakhir. Mereka bahkan mengadakan pertemuan umum pada Jumat malam untuk menggalang dukungan lebih luas dari penduduk.
Sebaliknya, Wali Kota Venesia, Luigi Brugnaro, mendukung pernikahan Bezos dan menyebutnya sebagai peluang ekonomi. Ia memperkirakan acara tersebut akan menyumbang jutaan dolar untuk pendapatan kota.
Pemerintah kota juga membantah rumor tentang pesta pernikahan yang mengganggu warga. ‘Acara ini hanya akan dihadiri sekitar 200 tamu dan tidak akan menimbulkan gangguan apa pun bagi penduduk maupun wisatawan,’ tulis pernyataan resmi Balai Kota pada Maret lalu.
Media lokal melaporkan lima hotel mewah telah dipersiapkan untuk para tamu VIP, ditambah armada taksi air eksklusif dan tempat bersandar khusus untuk megayacht milik Bezos. Namun, lokasi pasti dari upacara pernikahan tetap dirahasiakan.
