Kehilangan Terus Berlanjut, Militer Israel Akui Kekuatan Pejuang Gaza Meningkat
BERITA TERBARU INDONESIA, GAZA— Pertempuran antara pejuang Palestina dan pasukan pendudukan Israel memanas di berbagai titik di Jalur Gaza.
Dalam dua minggu terakhir, Brigade Al-Qassam gencar melakukan operasi rumit dan penyergapan di berbagai area di sisi timur Rafah.
Serangan-serangan ini adalah bagian dari serangkaian operasi yang oleh para pejuang disebut sebagai operasi “Gerbang Neraka”, selain operasi lainnya yang baru-baru ini diumumkan di daerah Farahin, sebelah timur Khan Yunis.
Di lokasi lain, tentara Israel mengumumkan bahwa dua perwira senior dan tujuh tentara terluka akibat ledakan ranjau di lingkungan Shujaiya di utara Jalur Gaza.
Tentara pendudukan Israel mengumumkan pada hari Sabtu, bahwa 9 tentaranya, termasuk komandan Batalyon 6310 dan wakil komandan Batalyon 252, mengalami luka-luka dalam sebuah ledakan bahan peledak di lingkungan Shujaiya di utara Jalur Gaza, setelah sebelumnya mengumumkan dua tentaranya tewas dalam pertempuran di selatan Gaza.
Mayor Jenderal Al-Dweiri menyatakan bahwa taktik bertempur yang digunakan oleh pejuang Palestina di Gaza saat ini berbeda dari fase-fase perang sebelumnya.
Saat ini, mereka terlibat dalam gesekan dengan pasukan pendudukan melalui perang gerilya, karena pasukan pendudukan di zona penyangga berada dalam posisi defensif, dan kontak senjata dilakukan secara tidak langsung melalui tembakan, bukan melalui gerakan langsung.
Pada fase pertama dan kedua perang, pertempuran bersifat konfrontatif di garis depan area-area yang berbatasan, yang terlihat jelas di Kota Gaza dan Khan Yunis di bagian selatan Jalur Gaza.
Serangan-serangan yang dilakukan oleh para pejuang terhadap tentara pendudukan dilakukan dari segala arah melalui penyergapan dan cara-cara lain,” kata sumber yang dikutip dari Aljazeera, Ahad (11/5/2025).
Menurut pakar militer dan strategis, penyergapan-penyergapan oleh pejuang Palestina mungkin tidak akan menghentikan rencana evakuasi tersebut, karena evakuasi warga Gaza hanya mungkin terjadi melalui operasi genosida dan blokade.
