Prestasi Mahasiswa UNM di Coding Camp 2025
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Prestasi yang membanggakan dicapai oleh mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM). Ahmad Fathurohman dan Putri Khodijah, dua mahasiswa dari Program Studi Informatika, berhasil lolos dalam acara bergengsi Coding Camp 2025 yang diinisiasi oleh DBS Foundation.
Ketua Program Studi Informatika UNM, Arfhan Prasetyo, menyatakan bahwa partisipasi dan keberhasilan mahasiswa dalam acara bergengsi seperti ini mencerminkan bahwa pembelajaran yang dilakukan tidak hanya berhenti pada aspek teoritis semata.
“Melalui pendekatan project-based learning, penguatan kompetensi digital, dan penanaman semangat inovasi sejak dini, mahasiswa diarahkan untuk menjadi individu yang mampu beradaptasi dan berkontribusi di ekosistem teknologi global yang dinamis,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (1/5/2025).
Ia menegaskan capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika UNM tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga bisa bersaing di tingkat nasional dan bahkan internasional. Menurutnya, pencapaian ini adalah hasil sinergi antara kampus sebagai pusat pengembangan talenta digital dan mahasiswa sebagai pelaku utama transformasi.
Arfhan mengatakan Coding Camp yang diadakan oleh DBS Foundation bukan hanya sekadar pelatihan, tetapi juga menjadi tempat berkumpulnya pemikir muda kreatif di bidang teknologi digital. “Mahasiswa yang lolos harus mampu menunjukkan pemahaman mendalam terhadap pemrograman, logika komputasi, serta kemampuan berkolaborasi dan mempresentasikan solusi yang berdampak bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM menyadari pentingnya peran institusi pendidikan tinggi dalam membangun ekosistem yang mendorong mahasiswa untuk aktif dalam program-program unggulan yang terhubung langsung dengan industri.
“Keberhasilan ini akan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya, sekaligus menjadi indikator bahwa proses akademik yang dibangun selama ini memang relevan dengan kebutuhan zaman,” katanya.
UNM, lanjutnya, terus mendorong mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi mereka melalui berbagai kompetisi, pelatihan, dan platform teknologi yang tersedia. Sinergi antara kurikulum yang adaptif, dukungan dosen, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan, menjadi modal penting dalam mencetak lulusan Informatika yang unggul dan siap menghadapi era digital masa depan.
