290 Pelaku Premanisme Diamankan di Operasi Aman Candi
BERITA TERBARU INDONESIA, SEMARANG — Sebanyak 290 pelaku premanisme berhasil diamankan oleh Polda Jawa Tengah selama sembilan hari pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025 yang dimulai sejak 12 Mei 2025. Di antara para tersangka, ada pula anggota organisasi kemasyarakatan yang terlibat.
“Dalam operasi yang sedang kami jalankan ini, Polda Jawa Tengah mencatat hingga hari kemarin terdapat total 290 orang tersangka. Dari jumlah tersebut, 268 adalah laki-laki dan 22 perempuan,” ungkap Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto saat diwawancara di Mapolda Jateng, Kamis (22/5/2025).
Ia menambahkan bahwa para tersangka terlibat dalam 186 kasus pidana. “Kasus-kasus tersebut kebanyakan berupa penipuan, penggelapan, pemerasan, penganiayaan, kekerasan di tempat umum, dan pencurian dengan pemberatan,” jelasnya.
Artanto juga menyebut bahwa pelaku premanisme yang ditangkap bukan hanya individu dari masyarakat umum, tetapi juga ada anggota ormas. “Ada juga oknum dari ormas, masyarakat, termasuk residivis,” tambahnya.
Saat ini, Polda Jateng bersama polres jajaran lain masih terus menyelidiki kasus-kasus ini. Ketika ditanya mengenai daerah dengan kasus premanisme tertinggi, Artanto mengatakan bahwa pendataan masih berlangsung. “Secara umum, kota-kota besar memang memiliki angka kasus yang tinggi,” lanjut Artanto.
Artanto menyatakan bahwa Operasi Aman Candi 2025, yang menargetkan aksi dan pelaku premanisme, dijadwalkan berlangsung hingga akhir bulan ini. “Pada akhir bulan, kami akan mengevaluasi efektivitas operasi ini, apakah akan dilanjutkan atau tidak, kami akan melihat perkembangannya,” pungkasnya.
