Tiga Alasan Wilayah Ini Bernama Arafah
BERITA TERBARU INDONESIA, MAKKAH — KH Anang Rikza Masyhadi mengungkapkan bahwa terdapat tiga alasan utama mengapa daerah Arafah memiliki nama tersebut. Berikut adalah penjelasannya:
Pertama, Arafah adalah tempat pertemuan antara Nabi Adam dan Siti Hawa setelah lama terpisah. Pertemuan ini terjadi setelah mereka diusir dari surga dan diturunkan ke bumi.
Kedua, di tempat ini pula, untuk pertama kalinya, pelajaran manasik haji diajarkan oleh malaikat Jibril AS kepada Nabi Ibrahim AS. Setelah semua pelajaran selesai disampaikan, Jibril bertanya kepada Nabi Ibrahim: “arofta?” (sudah mengertikah engkau?). “Aroftu” (aku sudah mengerti), jawab Nabi Ibrahim. Dalam konteks ini, Arafah berarti memahami dan mengerti.
Ketiga, di Arafah, orang-orang mengakui dosa-dosanya dan mengetahui cara untuk bertobat: “arofa bi dzanbihi wa arofa kaifa yatuubu”. Dalam perspektif ini, Arafah berarti mengakui.
