PBSI Targetkan Satu Gelar di Indonesia Open 2025
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Di tengah kesulitan mendapatkan gelar juara pada turnamen bergengsi BWF, PBSI menargetkan satu kemenangan di Kapal Api Indonesia Open 2025. Ajang BWF Super 1000 ini mempersembahkan total hadiah sebesar Rp 23 miliar, berlangsung dari Selasa (3/6/2025) hingga Ahad (8/6/2025) di Istora Senayan, Jakarta.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI Eng Hian menjelaskan, semua atlet Indonesia yang akan berlaga di Indonesia Open 2025 telah mempersiapkan diri dengan baik di tengah tur Asia yang sedang berlangsung beberapa minggu ini.
- Daniel/Fikri dan Gregoria Tidak Ikut Serta di Singapore dan Indonesia Open 2025
- Tunggal dan Ganda Putra Jadi Harapan di Indonesia Open, Fajar/Rian Siap Mewujudkan Target
- BWF Super 1000 Indonesia Open 2025: Gunakan Karpet Biru, Tiket Lebih Terjangkau
“Target satu gelar juara ini cukup realistis mengingat turnamen Kapal Api Indonesia Open 2025 ini diikuti oleh 32 pemain teratas dunia dan tanpa adanya babak kualifikasi. Hal ini tentunya harus lebih memacu para atlet agar lebih kuat untuk berjuang meraih prestasi, tetap semangat, dan harus lebih giat berlatih untuk menjadi juara dan membanggakan Indonesia,” ujar Eng Hian.
Felisha Alberta Nathanael Pasaribu, pemain ganda campuran yang berpasangan dengan Jafar Hidayatullah mengaku tidak sabar untuk tampil di Istora. Berlaga di venue bersejarah bulu tangkis Indonesia ini merupakan impiannya sejak kecil.
“Saya pribadi merasakan hal berbeda jika bermain di Istora. Sejak kecil saya sudah bermimpi bermain di Istora. Pastinya sebagai pemain kita ingin yang terbaik dan ingin selalu menang. Namun, realistis saja ini level 1000 pastinya pemain terbaik dunia hadir di sini,” ujarnya.
Hampir semua pemain terbaik dunia akan tampil di Indonesia Open 2025. Di sektor tunggal putra, Shi Yu Qi akan menempati unggulan pertama dan Kunlavut Vitidsarn di posisi kedua. Shi Yu Qi tersingkir pada babak 16 besar Singapore Open melawan rekan senegaranya Lu Guang Zu dalam pertarungan rubber game. Sedangkan Kunlavut yang grafik prestasinya cukup stabil tahun ini berhasil menjadi juara Singapore Open.
Atlet andalan Indonesia Jonatan Christie berada di unggulan kelima. Pada babak pertama, Jojo akan berhadapan dengan atlet Singapura Jia Heng Jason Teh. Pada pekan sebelumnya, Jojo yang berlaga di Singapore Open harus mengakui keunggulan Leong Jun Hao (Malaysia) pada babak 16 besar dengan straight game 21-16 dan 21-19. Jojo akan berusaha maksimal untuk memberikan prestasi yang terbaik di Istora.
