Dibayangi Ancaman Longsor Susulan, Tim Gabungan Temukan Korban Ke-21 Longsor Gunung Kuda
BERITA TERBARU INDONESIA, CIREBON–Ancaman longsor susulan terus mengintai upaya pencarian korban yang diperkirakan masih tertimbun longsor di area penambangan Batu Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Senin (2/6/2025). Meskipun demikian, Tim SAR Gabungan tetap berusaha keras untuk menemukan para korban.
Upaya Tim SAR Gabungan membuahkan hasil. Hingga Senin sore, mereka telah berhasil mengevakuasi korban ke-21.
Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron menyatakan bahwa pada pencarian hari keempat ini, tim gabungan berhasil menemukan dua jenazah. “Total korban yang berhasil dievakuasi menjadi 21 orang,” kata Yusron.
Yusron menjelaskan bahwa kedua jenazah ditemukan di sektor barat, tidak jauh dari titik longsor utama. Korban pertama hari ini teridentifikasi sebagai Sudiono (51), warga Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Sementara satu korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI Polri.
“Untuk pencarian hari keempat ini, kami memadukan strategi antarinstansi, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, operator tambang, dan Inspektur Tambang,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa proses pencarian dan evakuasi korban sempat dihentikan sementara setelah alat pemantau milik Inspektur Tambang mendeteksi adanya pergeseran tanah mencapai lima centimeter di lereng barat Gunung Kuda.
Kondisi ini cukup berbahaya bagi tim penyelamat karena ambang batas aman hanya tiga centimeter. “Pergeseran disertai tanda visual pergerakan tanah. Oleh karena itu, pencarian kami hentikan demi keselamatan personel,” katanya.
Yusron menambahkan bahwa sektor barat saat ini menjadi fokus utama dalam pencarian korban, mengingat sejumlah indikasi menunjukkan kemungkinan adanya korban di titik tersebut.
Ia menjelaskan bahwa tanda-tanda tersebut termasuk ditemukannya botol minuman milik pedagang dan sepatu korban. Selain itu, tim juga mulai mencium bau menyengat yang diduga berasal dari jenazah. “Mudah-mudahan besok bisa kami gali lebih dalam dan segera menemukan,” ujarnya.
Dengan ditemukannya korban ke-21, maka korban yang diperkirakan masih tertimbun longsor ada empat orang.
