31 Warga Gaza Gugur Ditembaki IDF Saat Berebut Bantuan, PBB Tuntut Israel Bertanggung Jawab
BERITA TERBARU INDONESIA, GAZA — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres, menuntut adanya penyelidikan independen terkait insiden yang menewaskan 31 warga Gaza akibat tembakan Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Guterres menyerukan agar mereka yang bertanggung jawab dapat diproses hukum.
“Saya menyerukan agar dilakukan penyelidikan yang segera dan independen atas insiden ini serta meminta agar para pelaku dimintai pertanggungjawaban,” ungkap Guterres dalam sebuah pernyataan awal pekan ini.
Saya terkejut dengan laporan mengenai warga Palestina yang tewas dan terluka saat mencari bantuan di Gaza kemarin. Tidak dapat diterima bahwa warga Palestina harus mempertaruhkan nyawa mereka demi mendapatkan makanan,” tambahnya.
Guterres menegaskan bahwa Israel memiliki kewajiban yang jelas untuk mematuhi hukum internasional, termasuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat masuk dan staf PBB dapat bekerja dengan aman.
Menurut otoritas Gaza, sebanyak 31 warga sipil meninggal dunia dan 200 lainnya terluka di dekat pusat bantuan di Rafah pada Minggu dini hari. Para korban tersebut ditembak oleh pasukan Israel.
