Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • lingkungan
  • Titik Panas Kawah Gunung Tangkuban Parahu Tetap Stabil
  • lingkungan

Titik Panas Kawah Gunung Tangkuban Parahu Tetap Stabil

Rizky Maulana Juni 9, 2025
titik-panas-kawah-gunung-tangkuban-parahu-tak-tunjukkan-perluasan

Titik Panas Kawah Gunung Tangkuban Parahu Tetap Stabil

BERITA TERBARU INDONESIA, BANDUNG — Badan Geologi melaporkan bahwa titik panas di kawah Gunung Tangkuban Parahu yang terletak di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Subang tidak menunjukkan adanya peningkatan, namun tetap ada potensi erupsi freatik.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, di Bandung menyatakan bahwa hasil pemantauan termal yang dilakukan dengan menggunakan Drone Mavic Pro 3T pada Kawah Ratu dan Kawah Ecoma di area puncak menunjukkan tidak ada perluasan titik panas pada kedua kawah tersebut. Hal ini berdasarkan perbandingan foto termal antara tanggal 5 dan 7 Juni 2025.

Manifestasi bualan lumpur di Kawah Ratu telah teridentifikasi sejak tanggal 5 Juni 2025 sekitar pukul 22:00 WIB, yang ditandai dengan rekaman getaran Tremor Menerus, kata Wafid.

Secara visual, terpantau hembusan asap putih tipis hingga sedang dengan ketinggian berkisar antara 5 hingga 150 meter dari dasar Kawah Ratu dan 5 hingga 10 meter dari dasar Kawah Ecoma dengan tekanan lemah hingga sedang.

Aktivitas bualan lumpur saat ini hanya terjadi di Kawah Ratu. Endapan lumpur berwarna hitam teramati di sekitar area ini, ujarnya.

Kegempaan Tangkuban Parahu masih didominasi oleh getaran Tremor Menerus. Pada Hari Minggu ini, rekaman kegempaan terdiri dari tiga kali Gempa Low-Frequency (LF) dan Tremor Menerus dengan amplitudo maksimum antara 0,5 – 1,5 mm (dominan 1 mm). Pada tanggal 7 Juni 2024, tercatat 16 kejadian Gempa Low-Frequency (LF) dan getaran Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5 – 2 mm.

Pengamatan deformasi permukaan dengan alat Electronic Distance Measurement (EDM) dan Global Navigation Satellite System (GNSS) masih menunjukkan pola inflasi, menandakan adanya akumulasi tekanan di kedalaman dangkal di bawah tubuh gunung api.

Potensi erupsi freatik masih dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa gejala vulkanik yang jelas, ucapnya.

Per 8 Juni 2025, data pengukuran gas dari stasiun Multi-GAS permanen belum menunjukkan perubahan signifikan dalam komposisi gas-gas vulkanik seperti rasio CO/SO maupun proporsi antara SO dan H. Konsentrasi gas yang diukur pada 8 Juni 2025 di bibir Kawah Ratu bagian barat dengan MultiGAS portabel juga masih dalam batas normal, tuturnya.

Tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu masih berada pada Level I (Normal). Masyarakat dan pengunjung di sekitar gunung diimbau untuk tidak mendekati area dasar kawah, tidak berlama-lama di kawasan aktif, serta segera menjauh jika teramati peningkatan intensitas hembusan atau tercium bau gas menyengat.

Meskipun aktivitas menurun, kewaspadaan tetap harus dijaga. Pemerintah daerah dan BPBD diminta untuk terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu di Desa Cikole serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.

Masyarakat diharapkan tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum dapat dipertanggungjawabkan, serta mengikuti perkembangan informasi resmi.

Evaluasi tingkat aktivitas Gunung Tangkuban Parahu akan dilakukan secara berkala atau sewaktu-waktu jika terjadi perubahan signifikan. Masyarakat diharapkan tetap tenang, waspada, serta mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama, katanya.

Gunung Tangkuban Parahu diketahui sebagai gunung api aktif yang memiliki sembilan kawah dengan dua kawah utama di area puncak, yaitu Kawah Ratu dan Kawah Upas. Erupsi Tangkuban Parahu biasanya berupa letusan freatik dari Kawah Ratu, dengan letusan terakhir yang tercatat pada tahun 2019.

Continue Reading

Previous: ICW Ungkap Lima Kejanggalan Proyek Laptop Chromebook Rp 9,9 Triliun dan Pentingnya Pemeriksaan Nadiem
Next: Kurangi Konsumsi Susu Berlebihan, Ini Batas Aman untuk Anak Menurut Ahli Gizi

Related News

monyet-gemoy-buat-resah-warga-kota-cimahi
  • lingkungan

Monyet Besar Ganggu Warga Kota Cimahi

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
truk-terguling-diduga-jadi-penyebab-munculnya-busa-di-sungai-cimeta-2
  • lingkungan

Truk Terguling Diduga Menjadi Sumber Busa di Sungai Cimeta

Siti Nurhaliza Agustus 10, 2025
kapolri-sebut-modifikasi-cuaca-efektif-tekan-karhutla-di-kalbar
  • lingkungan

Kapolri Sampaikan Keberhasilan Modifikasi Cuaca dalam Mengurangi Karhutla di Kalbar

Maya Lestari Agustus 8, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.