Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Relokasi Pedagang Kaki Lima di Area Batik Trusmi, Pemkab Cirebon Menyediakan Lapak Tanpa Biaya
  • Berita

Relokasi Pedagang Kaki Lima di Area Batik Trusmi, Pemkab Cirebon Menyediakan Lapak Tanpa Biaya

Siti Nurhaliza Juli 9, 2025
relokasi-ratusan-pkl-di-kawasan-batik-trusmi-pemkab-cirebon-sediakan-lapak-gratis

Relokasi Pedagang Kaki Lima di Area Batik Trusmi, Pemkab Cirebon Menyediakan Lapak Tanpa Biaya

BERITA TERBARU INDONESIA, CIREBON — Usai penertiban tegas di area wisata batik Trusmi pada Senin (7/7/2025), Pemkab Cirebon kini memberikan solusi bagi para pedagang kaki lima (PKL). Lebih dari 300 pedagang terdampak oleh penertiban tersebut.

Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda dan perwakilan pedagang telah menggelar rapat lanjutan untuk membahas langkah ke depan setelah penertiban. Salah satu keputusan penting dari rapat tersebut adalah menyediakan lokasi sementara bagi pedagang kuliner malam yang sebelumnya berjualan di Jalan Syekh Datul Kahfi.

“Kami pemerintah daerah bersama Forkopimda dan perwakilan kuwu-kuwu di wilayah Trusmi membahas penanganan pasca-penertiban, terutama untuk PKL dan parkir liar. Alhamdulillah sudah ada kesepakatan bersama. Untuk sementara, pedagang kuliner yang biasanya berjualan sore hingga malam akan kami tempatkan di Jalan KH Abbas, dimulai pukul empat sore hingga malam,” ujar Agus, Selasa (8/7/2025).

Bagi pedagang pagi seperti penjual buah, sayur, dan ayam, pemkab mengusulkan pemindahan ke Pasar Pasalaran. Pemkab Cirebon menyediakan sekitar 100 kios kosong di pasar tersebut yang dapat digunakan secara gratis oleh para pedagang. “Di Pasar Pasalaran ada kios kosong, sekitar 100-an. Para pedagang bisa langsung menempati tanpa dipungut biaya sepeser pun. Ini bentuk kepedulian kami agar ekonomi mereka tetap bisa berjalan,” kata Agus.

Selain itu, skema satu arah (one way) di Jalan Syekh Datul Kahfi juga sedang dikaji sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan wisata jangka panjang. Namun, saat ini, Pemkab Cirebon lebih fokus pada uji coba penataan selama dua hingga tiga bulan ke depan. “Untuk one way masih dalam kajian, karena kita sedang menyusun langkah jangka pendek dulu. Setiap bulan kami akan evaluasi bersama agar penataan kawasan ini bisa membawa manfaat tanpa banyak pihak yang dirugikan,” tuturnya.

Pemkab Cirebon juga berencana mengajak para pengusaha batik dengan showroom di sekitar Trusmi untuk membantu menampung aktivitas pedagang siang hari. “Tentu dengan penjagaan dan pengawasan dari petugas kami, Satpol PP bersama TNI-Polri,” ujar Agus.

Perwakilan pedagang kaki lima, Burhanuddin, menyatakan bisa menerima solusi yang ditawarkan Pemkab Cirebon. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merapikan kawasan wisata Trusmi tanpa mengabaikan nasib pedagang kecil.

Burhanuddin menambahkan, relokasi ini melibatkan 304 pedagang malam dan sekitar 80 pedagang pagi yang kini akan ditata ulang. Pertemuan lanjutan di Desa Weru Lor akan diadakan untuk menyepakati skema lapak dan lokasi penempatan gerobak.

“Ya batin sih pasti sesek. Tapi ini keputusan bersama dan kami tetap dukung, karena yang penting kita masih bisa jualan dan ditata dengan lebih baik. Mudah-mudahan nanti rame juga di tempat baru,” kata Burhanuddin, yang juga merupakan anggota paguyuban PKL kawasan Trusmi.

Continue Reading

Previous: Timwas DPR Dorong Pengawasan Haji Sejak Awal Kontrak
Next: Pembukaan Cabang Baru di Jalan Kaliurang, Nasi Goreng Juwadi Tetap Jaga Cita Rasa Sejak 1990

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.