Jangan Merasa Rendah Diri! Psikiater Rania Awaad Jelaskan Peran Perempuan yang Sering Diremehkan
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Perempuan memiliki peran penting dalam membangun peradaban Islam. Namun, banyak perempuan Muslim merasa kurang berarti atau belum berkontribusi.
Menanggapi hal ini, psikiater dan cendekiawan Muslim, Rania Awaad, menyatakan bahwa perempuan sering kali meremehkan apa yang mereka lakukan. Padahal, menurutnya, setiap tindakan yang dilakukan dengan niat baik, sekecil apa pun, merupakan kontribusi nyata bagi umat.
“Saya bertemu banyak perempuan yang mengatakan, ‘Saya tidak bisa melakukan apa-apa.’ Namun, saya katakan, tentu saja Anda sedang melakukan sesuatu,” ujar Rania dalam acara Legacy Makers di Sentral Senayan III, Jakarta, Sabtu (12/7/2025).
Rania menekankan bahwa Allah SWT telah memberikan setiap perempuan bakat dan kemampuan yang unik. Tugas selanjutnya adalah mengeksplorasi kekuatan tersebut agar dapat menemukan peran yang bermanfaat bagi umat.
“Allah SWT telah memberikan bakat kepada kalian semua. Jadi, temukanlah passion dan bakatmu,” ujar dia.
Rania mengaku tidak pernah menyangka dirinya akan menjadi figur publik dan berbicara di hadapan banyak orang. Bagi Rania, perjalanan hidup dapat membawa seseorang ke arah yang tak terduga, asalkan mau membuka diri dan menjalani prosesnya dengan ikhlas.
Ia juga menegaskan bahwa kontribusi tidak selalu harus besar di mata orang lain. Menjadi penulis, ilustrator, membuat konten, atau ibu rumah tangga yang mendidik dengan kasih sayang, semuanya adalah peran penting yang bernilai tinggi.
“Setiap peran memiliki nilai. Tidak semua orang harus menjadi dokter atau pemimpin, tetapi semua orang bisa memberi manfaat dengan cara mereka masing-masing,” ungkap Rania.
Legacy Makers Summit adalah acara tahunan pertama dari Luminihsan yang diselenggarakan bekerja sama dengan ParagonCorp dan Wardah. Acara ini menghadirkan pembicara perempuan terkemuka dari berbagai bidang seperti pendidikan, bisnis, kesehatan, dan kebugaran, serta banyak lagi.
