Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • SMAN 12 Kota Bekasi Mendukung Kebijakan KDM Meski Ada Tantangan Efektivitas
  • Berita

SMAN 12 Kota Bekasi Mendukung Kebijakan KDM Meski Ada Tantangan Efektivitas

Rizky Maulana Juli 22, 2025
sman-12-kota-bekasi-dukung-kebijakan-kdm-meski-efektivitas-belajar-mengajar-berkurang

SMAN 12 Kota Bekasi Mendukung Kebijakan KDM Meski Ada Tantangan Efektivitas

BERITA TERBARU INDONESIA, BEKASI — SMAN 12 Kota Bekasi menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait peningkatan kapasitas siswa dalam satu kelas hingga maksimal 50 orang sebagai bagian dari Program Anti Putus Sekolah (PAPS). Semua kegiatan belajar mengajar dalam kondisi ini masih dalam tahap pemantauan karena minggu ini merupakan minggu pertama mulai efektif pembelajaran.

“Kami salah satu sekolah di Jawa Barat yang mendukung program Pak Gubernur Dedi Mulyadi terkait program pencegahan anak putus sekolah, yaitu satu kelas maksimal 50 orang,” ujar Humas SMAN 12 Bekasi, Adrianus Dami, saat diwawancarai pada Senin (21/7/25).

Namun, jumlah siswa tetap disesuaikan dengan luas ruang kelas. “Itu tergantung kepada ukuran kelasnya, misalnya ukuran 8×8 atau 8×9 mungkin bisa 50, tapi kalau kelasnya lebih kecil, 48 dan lebih kecil jadi 46, itu tergantung pada besarnya kelas, karena tidak bisa dipaksakan,” kata Adrianus.

Adrianus menyatakan bahwa ruang kelas di SMAN 12 Bekasi rata-rata berukuran 7×8 meter, sehingga penambahan siswa hanya sampai 48 orang per kelas. “Kami menerapkan penambahan 12 per kelas, yaitu 36 tambah 12 sama dengan 48 per kelas,” ucapnya.

Meski kebijakan dijalankan sepenuhnya, pihak sekolah tidak mengabaikan tantangan yang muncul di ruang kelas. Adrianus mengakui, jumlah siswa yang besar membuat efektivitas belajar mengajar menurun.

“Kalau dibilang efektif, harus jujur ya kurang efektif, karena siswanya terlalu banyak. Tetapi kami sebagai guru dan sebagai pelayanan masyarakat dan sebagai pendidik bangsa, kami berusaha maksimal untuk membuat kelas itu bagaimana anak-anak itu nyaman, sehingga program KBM tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.

Kesediaan meja dan kursi sejauh ini sudah mencukupi. Namun, Adrianus berharap adanya penambahan AC di setiap ruang kelas mengingat kondisi yang sekarang.

Ferani, Guru Bahasa Indonesia di SMAN 12 Bekasi, menilai rasio guru dan siswa yang terlalu besar menyulitkan pendampingan belajar. “Dengan rasio yang lebih rendah atau lebih kecil itu kan akan lebih membantu pembelajaran. Guru juga akan lebih fokus untuk memperhatikan siswa, membimbing dan membina,” kata Ferani.

Ia mengakui, semakin banyak siswa dalam kelas, perhatian guru pun semakin terbagi. “Memang lebih terasa ngajarnya agak pecah fokus. Karena lebih banyak kepala pasti akan lebih banyak pertanyaan,” katanya. Meskipun begitu, Ferani tetap berupaya agar proses belajar berjalan efisien. “Kalau suasana kelas bisa kondusif, itu sebenarnya masih bisa efisien,” tambahnya.

Di tengah kelas yang kini diisi hingga 48 siswa, sejumlah siswa justru mengaku menikmati suasana yang lebih ramai. Bagi mereka, kebijakan ini membuka ruang pertemanan baru dan pengalaman belajar yang berbeda.

Rasya Ahmad Arrasyid (15), siswa kelas X, menyebut kelasnya kini jauh lebih ramai, tapi bukan berarti tidak nyaman. “Dapat teman baru yang unik-unik malah jadi seru, cuma di balik itu semua kita jadi adaptasi gitu,” ujarnya.

Continue Reading

Previous: Eks Marinir Satria Kumbara Memohon Pemulangan dari Rusia, Respons Kemenlu RI
Next: Kondisi Karhutla di Riau Makin Parah, Pemerintah Turunkan 120 Manggala Agni dan Lakukan OMC

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.