Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Menteri dan Kepala Daerah Diminta Serius Tangani Potensi Bambu Indonesia
  • Berita

Menteri dan Kepala Daerah Diminta Serius Tangani Potensi Bambu Indonesia

Siti Nurhaliza Juli 23, 2025
menteri-dan-kepala-daerah-disarankan-seriusi-potensi-bambu-indoesia

Menteri dan Kepala Daerah Diminta Serius Tangani Potensi Bambu Indonesia

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Adhyaksa Dault, pelindung dari organisasi Wanadri yang terdiri dari para penempuh hutan dan pendaki gunung, menekankan bahwa bambu perlu mendapatkan perhatian serius dari para penyelenggara negara, baik menteri maupun kepala daerah, karena fungsinya yang beragam, baik untuk kepentingan ekologis maupun ekonomi.

Adhyaksa menyampaikan pandangan ini sebagai tanggapan terhadap ide dari Utusan Presiden Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, yang mengusulkan agar Indonesia menjadi Pusat Pelatihan dan Pelestarian Bambu Dunia. Usulan ini muncul karena Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara penghasil bambu dengan varietas terbanyak di dunia.

Menurut Adhyaksa, ide besar dari adik Presiden Prabowo ini harus diartikan secara luas. Di samping manfaat ekologis untuk memenuhi kebutuhan dunia akan iklim dan lingkungan yang sehat, juga terdapat potensi ekonomi yang bisa dikembangkan dalam industri bambu.

Adhyaksa mengungkapkan bahwa beberapa negara seperti Amerika Serikat, India, Jerman, dan bahkan China, menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap bambu Indonesia. “Ini adalah kabar baik yang harus kita manfaatkan dengan bijak sebagai peluang ekonomi yang besar. Kita berpotensi menjadi eksportir bambu dunia, terutama dengan kualitas yang sangat baik,” ujar mantan Menteri Pemuda dan Olahraga di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam siaran pers, Rabu (23/7/2025).

Walaupun Adhyaksa mengakui bahwa Indonesia masih tertinggal dalam hal teknologi dibandingkan negara lain seperti Jerman dan China, hal ini tidak menutup peluang untuk terus belajar.

“Fakta ini justru harus memacu semangat kita untuk lebih giat dalam mengembangkan teknologi industri bambu. Kita bisa belajar dari mereka,” kata Adhyaksa Dault. Sambil mempelajari teknologi tersebut, lanjutnya, Indonesia dapat mulai menyiapkan pasokan bambu yang melimpah melalui gerakan penanaman bambu secara nasional.

Berdasarkan data yang diperolehnya, menurut Adhyaksa, bahkan Jerman masih kekurangan pasokan bambu untuk berbagai jenis bahan baku, termasuk untuk pembangunan rumah dan vila bambu.

Adhyaksa menegaskan, tidak ada kerugian jika bangsa ini serentak melakukan gerakan menanam bambu. Setidaknya, bambu bermanfaat untuk kepentingan ekologis sebagai tanaman penghasil oksigen yang besar. Selain itu, bambu juga merupakan tanaman yang sangat efektif dalam menyerap air. “Ini jelas diperlukan dalam konteks isu dunia yang sedang menghadapi krisis iklim dan oksigen,” ungkapnya.

Dalam konteks inilah, gagasan Hashim Djojohadikusumo harus mendapatkan dukungan penuh dari seluruh penyelenggara negara, termasuk seluruh rakyat Indonesia. “Dengan demikian, di masa depan, bambu akan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, tidak hanya sekadar tanaman biasa yang selama ini identik dengan kemiskinan dan ketertinggalan,” tegasnya.

Continue Reading

Previous: Acara Lari Diwarnai Pembagian Bir, Farhan Mengaku Tidak Mengetahui
Next: Kolaborasi TNI AL dan Kemendukbangga Bersama LazisMu untuk Masyarakat Pesisir

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.