Refleksi Cak AT: Dua Bendera
Pagi itu, istri saya tiba-tiba memeluk sajadah dengan lebih erat. “Mas, lihatlah itu,” bisiknya setengah berbisik.
Pagi itu, istri saya tiba-tiba memeluk sajadah dengan lebih erat. “Mas, lihatlah itu,” bisiknya setengah berbisik.
