Film Jumbo: Kreasi 420 Kreator Selama 5 Tahun, Kini Film Terlaris Ketiga
Berita Terbaru Indonesia, JAKARTA — Film animasi Jumbo produksi Visinema Studios berhasil mencetak sejarah. Dalam waktu kurang dari 30 hari penayangan, Jumbo telah mencapai 7 juta penonton dan kini menjadi film Indonesia terlaris ketiga sepanjang masa.
Menanggapi keberhasilan Jumbo, pengamat film Yan Widjaja percaya bahwa ini bisa menjadi momentum kebangkitan industri animasi di Indonesia. Menurut Yan, memproduksi film animasi berkualitas seperti Jumbo memerlukan ketekunan, komitmen, serta dukungan dari pihak production house (PH).
“Keberhasilan Jumbo dapat memicu kebangkitan industri animasi di Indonesia. Namun, perlu diketahui, Jumbo dibuat selama lima tahun oleh 420 kreator. Dibutuhkan ketekunan dan kegigihan lebih dibandingkan produksi film feature,” kata Yan saat dihubungi Berita Terbaru Indonesia, Senin (28/4/2025).
Menurut Yan, kesuksesan Jumbo tidak lepas dari kualitas penceritaan dan animasinya. Belum ada film animasi Indonesia lain yang dibuat dengan kualitas sebaik ini. Secara teknis, film ini menampilkan visual yang rapi, detail, dan cerita yang dapat dinikmati lintas usia.
Selain kualitas, momen penayangan juga berperan dalam kesuksesan Jumbo. Film ini dirilis saat libur Lebaran, ketika keluarga berkumpul, sehingga potensinya lebih besar.
“Momen penayangannya tepat, dirilis saat libur Lebaran. Banyak yang menonton gratis dengan mengajak anak-anak, didukung oleh sponsor dan PH. Ini turut mendukung kesuksesan Jumbo,” tambah Yan.
Saat ini, Jumbo resmi menjadi film Indonesia ketiga yang meraih lebih dari 7 juta penonton, setelah KKN di Desa Penari (2022) dan Agak Laen (2024). CEO Visinema Studios Herry B Salim menuturkan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka, tetapi juga menjadi motivasi bagi Visinema Studios untuk terus menghadirkan konten terbaik bagi keluarga.
“Film Jumbo sudah menjadi milik anak-anak dan keluarga Indonesia, sesuai dengan tagline kami #JumboUntukSemua. Prestasi ini menjadi dorongan baru bagi seluruh keluarga besar Visinema Studios dan Visinema Group,” ujar Herry dalam keterangan tertulisnya.
Produser film animasi Jumbo, Anggia Kharisma, mengatakan bahwa capaian 7 juta penonton memiliki arti mendalam bagi Visinema Studios. Menurutnya, film ini bukan hanya menghibur, tetapi juga menjadi gerakan yang berdampak besar. Jumbo menginspirasi dan membangkitkan rasa bangga terhadap karya anak bangsa.
“Yang terpenting bagi kami adalah ketika anak-anak dan penonton lintas generasi menyaksikan Jumbo dan terinspirasi untuk memiliki cita-cita baru. Selain itu, film ini mempererat ikatan keluarga: orang tua menjadi teman menonton bagi anak-anak mereka, dan cerita Jumbo mampu merefleksikan inner child dalam diri kita. Jumbo telah menjadi sebuah gerakan,” kata Anggia.
