Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Pertanian
  • Langkah Strategis Penyemaian Bibit Cabai di Daerah Terpencil Indonesia, Talaud
  • Pertanian

Langkah Strategis Penyemaian Bibit Cabai di Daerah Terpencil Indonesia, Talaud

Agus Santoso Mei 5, 2025
inisiatif-strategis-penyemaian-bibit-cabai-di-daerah-terluar-indonesia-talaud

Langkah Strategis Penyemaian Bibit Cabai di Daerah Terpencil Indonesia, Talaud

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Bank Indonesia (BI) memberikan dukungan pertanian modern untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Talaud, yang termasuk dalam wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"BI Sulut terus berupaya menjaga ketahanan pangan komoditas strategis hingga ke Kepulauan Talaud," ujar Andry Prasmuko, Kepala BI Perwakilan Sulut, di Manado, Minggu (4/5/2025).

  • Buat Semua Anak Magang, Kemenaker: Best Learning untuk Siapkan Magang Nasional
  • 10 Ton Sampah Diangkut, Pantai Bira Kini Kian biru Airnya dan Semakin Putih Pasirnya
  • Media Zionis: Hamas Kian Kuat, SDM dan Senjata IDF Susut, Israel Gagal Perang di Gaza

Dukungan pertanian modern ini diberikan kepada sejumlah kelompok tani di Dusun I, Desa Essang Selatan, Kecamatan Essang, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Saat ini telah dimulai panen komoditas cabai rawit, sekaligus penyerahan program bantuan ‘smart green house’ dan sumur bor kepada Kelompok Tani (Poktan) Rajawali.

Andry Prasmuko menjelaskan bahwa Poktan Rajawali merupakan alumni binaan BI dari Program Petani Unggulan Sulut (Patua) tahun 2020.

"Kami melihat Poktan Rajawali memiliki potensi besar karena menjadi satu-satunya penyedia bibit cabai di Kepulauan Talaud dan sering kali menjadi mitra Distan dalam penyediaan bibit cabai rawit lokal," ungkapnya.

Ia menambahkan, Poktan Rajawali juga telah membina poktan-poktan lainnya.

"Pemberian smart green house dan sumur bor di tahun 2025 ini kami anggap sangat tepat untuk memperkuat peran Poktan Rajawali dalam penyediaan bibit cabai berkualitas bagi petani di Talaud," tambahnya.

Dengan adanya sumur bor, diharapkan masalah pengairan di lahan dapat teratasi, seperti yang selama ini diinginkan oleh Poktan.

Continue Reading

Previous: Inovasi Face Recognition, KAI Berhasil Menghemat Kertas Senilai Rp 39 Juta
Next: Dampak Blokade Houthi Terhadap Ekonomi Israel

Related News

cara-unik-petani-indramayu-dari-masa-panen-tutupi-sawah-pakai-jaring
  • Pertanian

Metode Kreatif Petani Indramayu saat Masa Panen: Menyelimuti Sawah dengan Jaring

Andi Pratama Juli 7, 2025
dukung-ketahanan-pangan-nasional-kapolri-dan-mentan-panen-jagung
  • Pertanian

Panen Jagung untuk Ketahanan Pangan Nasional, Kapolri dan Mentan Bergabung

Maya Lestari Mei 16, 2025
panen-cabai-hasil-pertanian-perkotaan-di-semarang
  • Pertanian

Hasil Panen Cabai dari Pertanian Urban di Semarang

Rina Kartika April 26, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.