RUPTL Selesai, IIF Siap Danai Proyek Listrik Energi Baru Terbarukan
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Indonesia Infrastructure Finance (IIF) mengumumkan kesiapan untuk mendanai proyek-proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia. Ini sejalan dengan selesainya Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang disusun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Chief Investment Officer IIF, M Ramadhan Harahap (Idhan), menjelaskan bahwa RUPTL terbaru memberikan sinyal positif bagi pengembangan EBT di Indonesia. “Kepastian penyelesaian RUPTL 2025–2034 menjadi kabar baik bagi pengembangan EBT di tanah air. Dokumen ini diperkirakan akan memberikan porsi signifikan untuk proyek-proyek EBT, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan memanfaatkan sumber daya alam secara optimal,” ujar Idhan dalam keterangannya, Senin (5/5/2025).
IIF siap menjadi katalis utama dalam pembiayaan infrastruktur EBT. Menurut Idhan, proyek-proyek EBT umumnya membutuhkan investasi besar dan pengembalian jangka panjang. “IIF dapat menyediakan skema pembiayaan yang tepat, termasuk pinjaman dengan tenor panjang dan struktur yang fleksibel,” tambahnya.
Selain pembiayaan, IIF juga menyediakan layanan advisory bagi pengembang, mulai dari tahap perencanaan hingga operasional. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan dan keberhasilan proyek-proyek EBT dalam transisi menuju energi bersih yang berkelanjutan.
Sebelumnya, Kementerian ESDM menyatakan bahwa RUPTL 2025–2034 telah selesai disusun dan sudah final. Dokumen tersebut menyebutkan bahwa mayoritas proyek baru ketenagalistrikan hingga 2034 akan berasal dari EBT.
