Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Energi
  • Bioetanol Aren: Strategi Pemerintah untuk Mengurangi Impor BBM
  • Energi

Bioetanol Aren: Strategi Pemerintah untuk Mengurangi Impor BBM

Rina Kartika Mei 8, 2025
bioetanol-aren-jadi-senjata-pemerintah-tekan-impor-bbm

Bioetanol Aren: Strategi Pemerintah untuk Mengurangi Impor BBM

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pemerintah menargetkan pengembangan tanaman aren sebagai salah satu upaya mengurangi ketergantungan pada impor energi sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bahwa langkah ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan dan energi sebagai prioritas utama.

Raja Juli menilai bahwa situasi geopolitik global, mulai dari konflik di Ukraina, ketegangan di Timur Tengah, hingga kebijakan proteksionis dari negara-negara besar, mendorong Indonesia untuk mempercepat langkah menuju kemandirian energi.

“Dalam situasi tertentu, uang bukanlah segalanya, karena ketika negara memiliki uang namun kondisi internasional tidak memungkinkan terjadinya perdagangan akibat konflik, negara-negara yang memiliki surplus pangan pun akan menahan pangannya. Demikian pula dengan energi,” ujar Raja Juli dalam Temu Teknis Penyuluh Kehutanan Komoditas Aren, Kamis (8/5/2025).

Pemerintah telah meluncurkan program hutan cadangan pangan, energi, dan air, yang memanfaatkan fungsi hutan tanpa perlu melakukan pembukaan lahan baru atau deforestasi. Aren dipilih karena dinilai efisien dalam produksi.

Satu hektare pohon aren dapat menghasilkan hingga 24.000 liter bioetanol per tahun. “Ini merupakan upaya kami untuk memaksimalkan fungsi hutan dengan menanam dan mereboisasi hutan yang kritis dengan pohon-pohon yang mendukung ketahanan pangan dan energi, salah satunya adalah aren,” jelasnya.

Kebutuhan impor BBM Indonesia pada tahun 2023 tercatat mencapai 26,89 juta kiloliter, dengan nilai lebih dari Rp 396 triliun. Pemerintah menargetkan bahwa 1,2 juta hektare lahan aren dapat secara bertahap menggantikan ketergantungan tersebut.

Presiden Prabowo telah memerintahkan penanaman aren di 300.000 hektare lahan pada tahun ini. Pendanaan proyek ini dilakukan melalui skema kerja sama dengan Danantara. Namun, Raja Juli mengingatkan bahwa realisasi program ini memerlukan kajian teknis, edukasi kepada petani, dan konsistensi dalam kebijakan.

Continue Reading

Previous: CIO Danantara Bahas Peluang Investasi Bersama Menkeu AS
Next: Kerja Sama Pemprov Banten dan KPK dalam Pencegahan Korupsi

Related News

asean-mantapkan-komitmen-energi-hijau-lewat-asean-powergrid
  • Energi

ASEAN Perkuat Komitmen Energi Berkelanjutan Melalui ASEAN PowerGrid

Dedi Saputra Juni 18, 2025
pertamina-targetkan-produksi-lpg-26-juta-ton-kurangi-ketergantungan-impor
  • Energi

Pertamina Tingkatkan Produksi LPG hingga 2,6 Juta Ton untuk Kurangi Impor

Rizky Maulana Juni 13, 2025
  • Energi

PLN Persiapkan Jaringan Transmisi Listrik Ramah Lingkungan, Berikut Rinciannya

Agus Haryanto Juni 3, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.