Kapolres Pelabuhan Belawan Tangani Tawuran, Al Washliyah: Tindakan Terukur dan Demi Keselamatan
BERITA TERBARU INDONESIA, MEDAN — Pimpinan Wilayah (PW) Al Washliyah Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan dalam upaya menghentikan tawuran antar remaja di Belawan, pekan lalu.
Keputusan tegas tersebut diambil karena situasi yang tidak kondusif. Kapolres terpaksa melindungi diri ketika para pelaku tawuran menyerangnya, kata Sekretaris PW Al Washliyah Sumut Alim Nur Nasution di Medan, Kamis.
Pihaknya memuji kinerja Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan dalam meredakan aksi tawuran yang sering terjadi di wilayah Medan Belawan, Kota Medan.
Kejadian tawuran ini bahkan sampai merambah ke Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa atau Tol Belmera yang seharusnya bebas hambatan.
“Apalagi lokasinya berada di wilayah yang seharusnya bebas aktivitas warga, dan Kapolres Belawan bertindak terukur karena keselamatannya juga terancam,” ujarnya.
Alim Nur Nasution juga mengamati bahwa tawuran antar remaja di Belawan dan sekitarnya telah sering diperingatkan karena sangat mengganggu warga di Medan bagian utara.
Jika tidak segera ditangani, lanjutnya, dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas di Belawan dan berdampak pada investor yang akan masuk ke Kota Medan.
“Kita tahu Belawan adalah kawasan industri. Tentu masalah ini memiliki dampak yang luas jika tidak segera diatasi,” ungkap Alim Nur Nasution.
PW Al Washliyah Sumut mengimbau Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto agar tidak memberikan sanksi kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan.
“Polisi seperti inilah yang patut diapresiasi karena bertanggung jawab menjaga wilayahnya dari gangguan keamanan dan ketertiban,” jelasnya.
Selain itu, Alim Nur Nasution juga meminta agar Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menyelidiki dalang di balik tawuran antar remaja yang meresahkan masyarakat Belawan.
Aksi tawuran kembali terjadi di Lorong Stasiun, Kelurahan Belawan Satu, Medan Belawan, Kota Medan pada Selasa (6/5) pukul 21.30 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, Kapolsek Belawan AKP Ponijo terluka terkena lemparan batu saat mencoba membubarkan aksi tawuran tersebut.
“Kami melihat tawuran ini seolah terorganisir. Ini harus diungkap,” papar Alim Nur Nasution.
Polda Sumut akan membentuk tim khusus untuk memastikan transparansi atas penembakan yang dilakukan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan terhadap pelaku dugaan tawuran di wilayah tersebut.
“Kami membentuk tim khusus dari Polda Sumut yang dipimpin oleh irwasda, propam, krimum, labfot untuk memastikan kejadian tersebut,” ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto di Medan, Senin (5/5).
Kejadian penembakan ini bermula dari tawuran antar kampung di wilayah Medan Labuhan hingga mencapai Tol Belmera di Belawan, Ahad (4/5) dini hari.
Dua remaja tercatat tertembak, masing-masing berinisial MS yang meninggal dunia, dan B yang masih dirawat intensif di Rumah Sakit Bhyangkara Medan.
