Hamas Siap Bebaskan Sandera, Donald Trump Ucapkan Terima Kasih
BERITA TERBARU INDONESIA, WASHINGTON — Rencana Hamas untuk membebaskan sandera mendapatkan pujian dari berbagai pihak, termasuk mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Pada hari Minggu, Trump menyambut pengumuman Hamas tentang niatnya untuk membebaskan sandera Israel-Amerika Idan Alexander di Gaza. Ia berharap pembebasan tersebut menjadi langkah awal menuju pengakhiran konflik dan semua sandera dapat segera dibebaskan.
- Premanisme Berkedok Ormas, Kemenkopolkam: Penegakkan Hukum dan Pembinaan Mutlak
- Kunci Pembenahan Tanah, Menteri Nusron Wahid: SDM, Tanpa KAPTI, Layanan BPN Lumpuh
- Melania Trump, Proyek Besar Gedung Putih, dan Orang Misterius di Sekitarnya
“Saya berterima kasih kepada semua yang berkontribusi terhadap berita penting ini,” tulis Trump di media sosialnya, menggambarkan pembebasan sandera ini sebagai “isyarat niat baik”. Ia menambahkan, “Kami berharap ini adalah langkah awal dari langkah-langkah akhir yang diperlukan untuk mengakhiri konflik brutal ini.”
Dalam pernyataannya, Hamas mengatakan: “Sebagai bagian dari upaya para mediator untuk mencapai gencatan senjata, Hamas telah berkomunikasi dengan pemerintah AS selama beberapa hari terakhir, dan gerakan ini menunjukkan sikap positif yang besar. Pembebasan prajurit Israel Idan Alexander, yang juga memegang kewarganegaraan AS, merupakan bagian dari langkah-langkah menuju gencatan senjata, membuka penyeberangan, dan memungkinkan bantuan masuk ke wilayah Gaza.”
Hamas juga menekankan kesiapan mereka untuk segera memulai negosiasi intensif dan berupaya serius mencapai kesepakatan akhir guna mengakhiri perang, menukar tahanan dengan persetujuan bersama, serta mengelola Gaza oleh badan independen dan profesional. Hal ini diharapkan akan memastikan ketenangan dan stabilitas yang berkelanjutan dalam jangka panjang, bersamaan dengan rekonstruksi dan diakhirinya blokade.
Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah memberi tahu Israel bahwa pembebasan sandera Israel-Amerika, Aidan Alexander, oleh Hamas akan membuka jalan untuk negosiasi pembebasan lebih banyak sandera.
