Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Ekonomi
  • NPL OCBC Cuma 0,7 Persen, Nasabah Tidak Main-Main Jaga Credit Score
  • Ekonomi

NPL OCBC Cuma 0,7 Persen, Nasabah Tidak Main-Main Jaga Credit Score

Maya Lestari Mei 16, 2025
npl-ocbc-hanya-07-persen-nasabah-sultan-tak-main-main-jaga-skor-kredit

NPL OCBC Cuma 0,7 Persen, Nasabah Tidak Main-Main Jaga Credit Score

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) melaporkan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) hanya 0,7 persen pada kuartal I 2025. Angka ini menunjukkan pengelolaan risiko yang sangat ketat di tengah ketidakstabilan ekonomi nasional maupun global.

“Sangat kecil, di kuartal I NPL kami 0,7 persen,” ujar Executive Director, Head of Marketing Communication Division OCBC, Amir Widjaya dalam acara Media Chit-Chat OCBC, Kamis (15/5/2025).

Amir menjelaskan, salah satu faktor utama rendahnya NPL adalah kontribusi dari segmen nasabah premium, terutama pengguna kartu kredit OCBC Voyage. Menurutnya, risiko kredit dari segmen ini sangat rendah karena kesadaran mereka terhadap reputasi keuangan sangat tinggi.

“NPL untuk kartu kredit premium sangat kecil, hampir tidak ada,” jelas Amir.

“Nasabah premium tidak main-main dengan reputasi keuangan mereka. Mereka mengerti pentingnya menjaga credit score. Jika sampai ada catatan buruk di laporan BI Checking, itu akan mempengaruhi seluruh portofolio keuangan mereka,” tambahnya.

Ia juga menyoroti kurangnya pemahaman generasi muda mengenai skor kredit. Banyak dari mereka belum menyadari bahwa kelalaian membayar tagihan bisa merusak profil keuangan dalam jangka panjang.

“Beberapa kasus menunjukkan bahwa generasi muda bisa merusak profil keuangan mereka akibat kurang paham soal NPL dan dampaknya,” ungkap Amir.

Sebelumnya, Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja menyatakan bahwa strategi pertumbuhan bank tetap fokus pada kualitas dan manajemen risiko, bukan hanya ekspansi agresif. “Pertumbuhan positif di kuartal pertama tahun ini mencerminkan strategi kami yang fokus pada pertumbuhan berkualitas. Meskipun awal tahun ini masih diwarnai dengan dinamika kondisi makroekonomi global, pertumbuhan bank yang solid ini mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap bank yang tetap terjaga,” kata Parwati beberapa waktu lalu.

OCBC melaporkan laba bersih senilai Rp1,29 triliun, meningkat 11 persen secara tahunan (YoY). Total pendapatan operasional naik 13 persen YoY menjadi Rp3,2 triliun. Dari segi likuiditas, OCBC mencatat Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 259 persen, jauh di atas batas ketentuan regulator.

Kredit konsumer tumbuh 16 persen dan pembiayaan sektor bisnis naik 10 persen YoY. Pembiayaan berkelanjutan juga menunjukkan pertumbuhan 4 persen YoY atau senilai Rp1,3 triliun, dengan 45 persen di antaranya berbasis sustainability-linked loan dan green financing.

Di tengah kinerja positif tersebut, OCBC juga mengembangkan layanan premium melalui Kartu Kredit OCBC Voyage yang menargetkan segmen nasabah mapan. “Alasan mereka menggunakan Voyage bukan hanya untuk keistimewaan, tetapi bagaimana kami membantu mereka menciptakan momen berharga. Kami memahami bahwa saat seseorang menikmati momen berharga, yang dibutuhkan bukan lagi soal net worth, tetapi moment worth,” ungkap Amir.

OCBC Voyage adalah kartu kredit premium berbahan metal pertama di Indonesia sejak 2017, dengan desain elegan dan berbagai fasilitas gaya hidup eksklusif. Mulai 26 Mei 2025, Voyage Miles yang dikumpulkan nasabah dapat ditukar dengan Poinseru, termasuk iPhone 16 sebanyak mungkin.

“Kami tahu setiap orang memiliki gaya hidup dan kebutuhan yang berbeda. Dengan sistem yang fleksibel ini, nasabah bisa memaksimalkan rewards sesuai preferensi mereka,” tambah Amir.

Selain itu, nasabah mendapatkan akses ke lebih dari 1.300 lounge bandara di 137 negara, layanan Voyage Concierge 24/7, serta bonus hingga 105.000 Voyage Miles per bulan.

Kinerja yang kuat, risiko kredit yang rendah, dan loyalitas nasabah premium menjadi fondasi OCBC dalam menjaga pertumbuhan berkualitas di tengah ketidakpastian global.

Continue Reading

Previous: Inisiatif Gubernur Kalimantan Timur: Masjid sebagai Pusat Pengembangan Karakter Pemuda
Next: Chevron Berencana Kembali Menggali Migas di Indonesia Usai Meninggalkan Blok Rokan

Related News

  • Ekonomi

Peningkatan Premi BRI Insurance Mencapai 13,3 Persen

Intan Permatasari Agustus 11, 2025
  • Ekonomi

Pesanan Naik 113 Persen di GIIAS 2025, Chery Sasar Pasar Bandung dengan Produk Baru di Mall PVJ

Rina Kartika Agustus 11, 2025
konsesi-pelabuhan-saatnya-investasi-berbicara-lebih-dari-sekadar-angka
  • Ekonomi

Konsesi Pelabuhan: Waktu untuk Investasi Membuktikan Diri Lebih dari Sekadar Angka

Intan Permatasari Agustus 10, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.