Alfamidi Raih Laba Rp 546 Miliar di 2024, Pendapatan Tumbuh Signifikan
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) berhasil mencatatkan laba bersih lebih dari Rp 546 miliar sepanjang tahun 2024. Pencapaian ini didorong oleh peningkatan pendapatan yang tumbuh dua digit.
Direktur Keuangan sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Midi Utama Indonesia Tbk, Suantopo Po, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, perusahaan mengalami kenaikan pendapatan neto sebesar 14,62 persen, dari Rp 17,35 triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp 19,89 triliun di tahun 2024. Kenaikan ini turut mendorong peningkatan laba tahun berjalan perseroan.
“Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat sebesar 5,76 persen, dari Rp 516,66 miliar di 2023 menjadi Rp 546,41 miliar pada 2024,” kata Suantopo dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Tangerang, Banten, Kamis (22/5/2025).
Namun, laba per saham dasar yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat menurun dari Rp 16,73 per lembar saham pada 2023 menjadi Rp 16,34 per lembar saham di 2024. Jumlah pinjaman berbunga juga menurun drastis, dari Rp 62,79 miliar per 31 Desember 2023 menjadi Rp 0 pada 31 Desember 2024. Rasio pinjaman berbunga terhadap ekuitas turun signifikan, dari 0,02 kali menjadi 0,00 kali dalam periode yang sama.
Suantopo menjelaskan bahwa pertumbuhan usaha selama tahun 2024 didorong oleh strategi ekspansi gerai yang agresif. Hingga akhir tahun tersebut, jumlah gerai perusahaan mencapai 2.435 unit, terdiri dari 2.368 gerai Alfamidi, 62 gerai Alfamidi Super, dan 5 gerai Midi Fresh. Semua ini tersebar di wilayah Indonesia seperti Jawa, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan Maluku, didukung oleh lebih dari 29 ribu karyawan.
Perusahaan juga berkontribusi terhadap perekonomian melalui pembayaran pajak, remunerasi karyawan, dan pengembangan masyarakat. Dukungan terhadap UMKM diwujudkan melalui pemasaran lebih dari 600 produk house brand dan private label (HBPL), serta penyediaan ruang usaha di gerai-gerai Alfamidi.
Di bidang digital, Alfamidi terus mengembangkan layanan belanja praktis melalui aplikasi Midi Kriing yang telah tersedia sejak 2022. Hingga akhir tahun 2024, jumlah anggota terdaftar mencapai 5.942.931, dengan 48,7 persen di antaranya merupakan anggota aktif yang berkontribusi 39,6 persen terhadap total penjualan dan 23,6 persen terhadap keseluruhan transaksi.
Suantopo optimistis bahwa kinerja MIDI akan terus bertumbuh saat memasuki usia ke-17 pada tahun 2025. Namun, ia juga menyadari adanya berbagai tantangan, termasuk perlambatan pertumbuhan ekonomi yang berlangsung sepanjang kuartal pertama tahun 2025.
