Setelah Menjuarai Liga Europa, Son Heung-Min Merasa Seperti Ikon Tottenham
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Kapten Tottenham Hotspur Son Heung-min merasa akhirnya menjadi ikon klub setelah memimpin the Lilywhites meraih trofi pertama dalam 17 tahun. Tottenham memastikan gelar Liga Europa setelah meraih kemenangan 1-0 melawan Manchester United di final yang digelar di Stadion San Mames, Bilbao, pada Kamis dini hari (22/5/2025) WIB.
“Sebut saja saya seorang legenda. Kenapa tidak? Setidaknya untuk hari ini,” ujar pemain asal Korea Selatan yang telah mengabdi di Spurs selama satu dekade.
- Arteta: Trofi Bukan Satu-satunya Ukuran Kesuksesan Klub
- Son Heung-min Bahagia Akhirnya Meraih Trofi Bersama Tottenham
- Ange Postecoglou, Spesialis Gelar di Musim Kedua, Membawa Tottenham Juara Liga Europa
“Selama 17 tahun, tak ada yang berhasil melakukannya. Jadi, dengan para pemain yang hebat, ya hari ini adalah harinya. Mungkin hari ini saya bisa mengatakan bahwa saya adalah legenda klub ini,” ungkapnya.
Dia merasa sangat luar biasa. Son menyatakan, mengangkat trofi selalu menjadi impiannya dan hari ini impian itu menjadi kenyataan.
“Impian itu benar-benar telah terwujud. Saya adalah orang paling bahagia di dunia,” ucap Son.
Son menegaskan, dirinya tidak pernah meragukan kemampuan Spurs untuk memenangkan Liga Europa meskipun mengalami musim yang sulit di Liga Primer Inggris, di mana Tottenham berada di posisi ke-17 dengan satu pertandingan tersisa.
“Kami mengalami beberapa pertandingan yang sulit, tetapi saya selalu yakin bahwa kami bisa memenangkan turnamen ini… penghargaan untuk semua pemain, mereka luar biasa sejak hari pertama,” ujar pemain berusia 32 tahun itu.
“Saya mencetak gol pertama di stadion baru (Tottenham Hotspur), menjadi kapten klub ini, memenangkan Liga Europa. Dalam 10 tahun, saya telah melakukan hal-hal istimewa yang tidak akan terlupakan,” tambahnya.
