Tidak Main-Main! Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta Akan Diproses Secara Hukum
BERITA TERBARU INDONESIA, CIREBON – PT KAI berkomitmen untuk memberikan sanksi tegas kepada siapa pun yang melakukan pelecehan seksual baik di stasiun maupun selama perjalanan kereta api. Korban didorong untuk segera melapor jika mengalami kejadian tersebut.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menegaskan bahwa pelaku kejahatan berupa kekerasan dan pelecehan seksual akan diproses melalui jalur pidana. Selain itu, PT KAI siap mengambil langkah tegas dengan melakukan blacklist terhadap pelaku pelecehan di lingkungan kereta api.
“Kebijakan ini diterapkan untuk memberikan efek jera dan mencegah pelaku mengulangi perbuatannya di masa depan,” kata Muhibbuddin pada Sabtu (24/5/2025).
Muhibbuddin juga mengimbau penumpang yang menjadi korban atau saksi dari tindak pelecehan seksual di kereta api untuk segera melaporkannya. Dengan demikian, tindakan tegas dapat segera diambil terhadap pelaku.
Laporan dapat disampaikan melalui saluran resmi KAI dan call center 021-121. Selain itu, korban juga bisa menghubungi kondektur yang bertugas di dalam kereta. Kerahasiaan identitas pelapor akan dijaga untuk memberi rasa aman bagi korban atau saksi yang melapor.
Untuk mencegah tindak pelecehan di transportasi KA, PT KAI telah memperketat pengawasan dengan menambah jumlah personel keamanan di stasiun dan dalam kereta. Selain itu, CCTV dipasang 24 jam baik di dalam kereta maupun di stasiun. “Yang terbaru, KAI kini menghadirkan fitur bernama Female Seat Maps pada aplikasi Access by KAI,” jelasnya.
Fitur ini memudahkan calon penumpang wanita untuk memilih kursi saat memesan tiket kereta api melalui aplikasi Access by KAI. Dengan Female Seat Maps, calon penumpang wanita dapat mengetahui kursi yang sudah ditempati oleh calon penumpang wanita lainnya.
Saat memilih kursi di aplikasi, fitur ini akan menampilkan deretan tempat duduk. Kursi yang sudah ditempati oleh penumpang perempuan akan diwarnai merah muda, sementara kursi kosong berwarna putih, dan penumpang laki-laki berwarna abu-abu. Oleh karena itu, calon penumpang perempuan yang ingin duduk dengan sesama perempuan bisa memilih kursi kosong di sebelah warna merah muda.
