Trump Dikabarkan Akan Segera Mengumumkan Gencatan Senjata di Gaza
BERITA TERBARU INDONESIA, WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat (AS) dilaporkan oleh Sky News berbahasa Arab pada Senin (26/5/2025), dikatakan akan segera mengumumkan gencatan senjata di Gaza dalam beberapa hari mendatang. Menurut sumber dari Sky News, pengumuman ini mencakup “kesepakatan untuk pelepasan sandera Israel.”
Laporan ini muncul di tengah meningkatnya serangan militer Israel ke Gaza, meskipun negosiasi antara Israel dan Hamas di Qatar mengalami kebuntuan. Pada hari Minggu (25/5/2025), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan pertemuan dengan pejabat tinggi pertahanan di tengah ketegangan antara militer dan politisi di negara tersebut.
- Lewat Pembersihan Etnis, Israel Kini Kuasai 77 Persen Gaza
- 11 Anak Tewas dalam 48 Jam Serangan Israel di Gaza
- Israel Kembali Bom Pengungsi Gaza di Sekolah, 25 Syahid
Washington dikabarkan terus mendesak pemerintahan Netanyahu untuk menahan diri sementara AS berusaha melanjutkan negosiasi tidak langsung dengan Hamas melalui pihak ketiga. Negosiasi antara AS dan Hamas sebagian difasilitasi oleh pebisnis keturunan Palestina-Amerika, Bishara Bahbah.
Militer Israel mengklaim bahwa serangan mereka ke Gaza saat ini membawa hasil meskipun belum cukup. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) saat ini mengontrol sekitar 40 persen dari wilayah Jalur Gaza dan berencana untuk memperluas penguasaannya hingga 75 persen dalam dua bulan ke depan.
Seorang pejabat senior Israel menyatakan bahwa mereka bertekad untuk mendapatkan hasil yang menentukan di Gaza, dan tidak akan membiarkan keberadaan Hamas di sana. Pejabat tersebut menyebutkan bahwa Hamas saat ini telah membangun kembali persediaan senjatanya, termasuk ratusan roket jarak pendek dan beberapa lainnya yang mampu mencapai bagian tengah Israel.
