UGM Mengungkapkan Belasungkawa untuk Argo, Mahasiswa Hukum yang Meninggal Akibat Ditabrak BMW
BERITA TERBARU INDONESIA, YOGYAKARTA — Sekretaris Universitas Gadjah Mada (UGM), Andi Sandi menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) Argo Ericko Achfandi (19 tahun) yang meninggal dunia setelah tertabrak mobil BMW yang dikendarai oleh mahasiswa FEB UGM, Cristiano Tarigan (21), pada Sabtu (24/5/2025) dini hari.
Andi menekankan bahwa FH dan FEB adalah bagian integral dari UGM dan telah berkoordinasi dengan rektorat. Kasus kecelakaan lalu lintas ini sedang ditangani oleh Satlantas Polresta Sleman.
Pihak universitas, FH, dan FEB akan mengikuti proses yang sedang berlangsung. Mereka akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi untuk menindaklanjuti penanganan di Polresta Sleman, ungkap Andi.
Andi menjelaskan bahwa jika ada upaya mediasi, hal tersebut sepenuhnya berada di ranah kepolisian. UGM siap membantu jika ada tindak lanjut yang diperlukan, tambahnya.
Tagar #JusticeForArgo Menjadi Viral
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) Argo Ericko Achfandi (19 tahun) meninggal dunia setelah tertabrak mobil BMW yang dikendarai oleh mahasiswa FEB UGM, Cristiano Tarigan (21). Kecelakaan fatal ini terjadi di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, pada Sabtu (24/5/2025) dini hari.
Tagar #JusticeForArgo masih bergema di media sosial X setelah kematian Argo dalam kecelakaan lalu lintas tersebut. Kecelakaan ini terjadi saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B-3373-PCG yang dikendarai Argo melaju dari arah selatan ke utara di tepi barat jalan Palagan.
Pada saat itu, Argo diduga berniat untuk berputar balik, namun sayangnya, di saat yang bersamaan, sebuah mobil BMW B-1442-NAC yang dikemudikan oleh Christiano Pengarapenta Pengidahen Tarigan (21), yang juga mahasiswa UGM dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), melaju dari arah belakang dan diduga tidak dapat mengendalikan kendaraannya, menyebabkan kecelakaan yang membuat Argo meninggal dunia di tempat kejadian dengan luka parah di bagian kepala.
Warganet ramai-ramai menulis #JusticeForArgo untuk menuntut agar pelaku segera diproses hukum. Mereka juga menyerukan keadilan dan menuntut transparansi dalam proses hukum kasus ini.
Salah satu warganet menulis, ‘Pergi jauh hanya untuk menempuh pendidikan tinggi, baru masuk kemarin 2024 tapi sudah pergi meninggalkan fh ugm, fly high #JusticeForArgo’.
‘Aku mungkin ga kenal Argo, tapi melihat kasusnya membuatku sangat sedih. Keluarga, teman, bahkan langit yang Ia tinggalkan, semuanya bersedih atas kepergian orang baik dengan cara yang tidak adil. Semoga kebenaran menemukan jalannya. #JUSTICEFORARGO’, tulis warganet lainnya.
Terkait hal ini, Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto mengatakan bahwa pihak kepolisian masih menyelidiki kasus kecelakaan antar mahasiswa UGM ini. Selama proses ini, Christiano diminta untuk wajib lapor.
Kami mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Belum ada penetapan status lebih lanjut selain wajib lapor, ujarnya, Senin (26/5/2025).
