Al Qassam Tindak Tegas Penjarah Bantuan di Gaza, Mobil Dibakar
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pejuang dari Brigade Al Qassam dan aparat dari Kementerian Dalam Negeri Gaza menindak tegas pencuri bantuan yang dituduh berkolaborasi dengan Israel. Al Qassam menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari kampanye untuk memerangi geng-geng terorganisir yang diduga menjarah konvoi kemanusiaan di bawah perlindungan penjajah.
Pada Minggu (10/8/2025), media sosial menayangkan rekaman yang menunjukkan anggota Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata gerakan Hamas, membakar mobil milik seorang tersangka pencuri bantuan di kawasan Sheikh Radwan, Kota Gaza.
- DIY Siapkan Wisata Ramah Muslim dan Ramah Disabilitas
- Selain Kiai Cholil, Ada Ulama Lain yang Mengalami Pemblokiran Rekening Yayasan oleh PPATK
- Fadli Zon: HSBI Berdakwah Melalui Berbagai Bentuk Seni
Video tersebut juga memperlihatkan pejuang Qassam mengumumkan eksekusi lapangan terhadap pencuri bantuan, di tengah kerumunan warga yang bersorak.
Media Palestina melaporkan bahwa anggota Qassam, bekerjasama dengan Unit Kementerian Dalam Negeri Gaza, “melumpuhkan sekelompok pencuri dan bandit” yang dituduh berkolaborasi dengan penjajah Israel dan mencuri bantuan kemanusiaan yang sangat diperlukan.
Menurut laporan tersebut, pembakaran mobil ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan menjamin distribusi bantuan dan barang secara adil, lapor Palestine Chronicle yang dikutip oleh BERITA TERBARU INDONESIA di Jakarta.
Ini bukan operasi pertama. Pada November 2024, Kementerian Dalam Negeri Gaza mengungkapkan bahwa lebih dari 20 orang yang diidentifikasi sebagai anggota geng pencuri truk bantuan—yang diduga beroperasi di bawah perlindungan militer Israel—tewas dalam kampanye keamanan yang dilakukan oleh pasukan polisi dan komite suku.
