Ancelotti Enggan Bahas Masa Depan di Madrid, Sanjung Xabi Alonso sebagai Calon Penggantinya
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Real Madrid menghadapi salah satu laga terpenting di musim ini. Los Blancos siap bertemu Barcelona dalam pertandingan yang akan sangat menentukan siapa di antara kedua tim ini yang akan menjuarai La Liga musim ini. Barcelona akan menjadi tuan rumah di Stadion Olimpiade Lluis Companys, pada Ahad, 11 Mei 2025.
Namun, perhatian media justru lebih tertuju pada masa depan pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, dalam konferensi pers, Sabtu, 10 Mei 2025. Don Carlo juga diminta pendapatnya mengenai Xabi Alonso, yang disebut-sebut sebagai calon penerus Ancelotti, setelah Alonso mengumumkan akan meninggalkan Bayer Leverkusen di akhir musim ini.
- Xabi Alonso Umumkan Tinggalkan Leverkusen, Belum Mau Sebut Real Madrid Sebagai Tujuan Berikutnya
- Ancelotti Janjikan Real Madrid Berjuang Keras di El Clasico yang Menentukan Gelar La Liga
- Dua Gol Mbappe Bawa Madrid Kalahkan Celta, Jaga Persaingan Gelar dengan Barcelona
Ancelotti menghadiri konferensi pers rutin sebelum pertandingan, sehari setelah Alonso mengumumkan kepergiannya dari Leverkusen. Ancelotti memberikan pujian kepada Alonso, yang banyak dihubungkan dengan kepulangannya ke Madrid setelah sukses membawa klub Jerman itu meraih gelar Bundesliga musim lalu.
“Saya mendengar bahwa Xabi akan meninggalkan Bayer Leverkusen, di mana dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa,” ujar Ancelotti. “Dia memiliki semua peluang karena telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia.”
Ancelotti kembali menolak untuk berbicara mengenai masa depannya, terutama menjelang laga krusial melawan Barcelona. Madrid tertinggal empat poin dari Barcelona dan harus menang untuk menjaga peluang meraih gelar musim ini.
Sebaliknya, ia berbicara dengan penuh emosi mengenai arti Real Madrid baginya, sebagai pelatih tersukses di sepak bola Eropa. Hubungannya dengan klub yang telah dilatihnya selama enam musim dalam dua periode kepelatihan adalah seperti sebuah “bulan madu” yang abadi.
“Bulan madu dengan klub ini tidak pernah berakhir, terus berlanjut selamanya,” katanya. “Saya merasa Real Madrid, seperti halnya Milan sebelumnya, adalah tim yang selalu bersama saya mengingat waktu yang saya habiskan di sini. Pada awalnya ada gairah, dan ketika gairah itu mulai pudar, muncul perasaan lain, rasa kasih sayang. Bulan madu saya dengan Real Madrid akan berlangsung selama saya hidup.”
Pelatih berusia 65 tahun ini masih terikat kontrak hingga musim depan. Namun, dia dilaporkan akan pergi setelah musim yang mengecewakan di mana timnya tampil kurang memuaskan meskipun telah mendatangkan Kylian Mbappe ke dalam skuadnya.
Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) telah mendekati Ancelotti selama lebih dari setahun. Pembicaraan dengan CBF tampaknya masih terus berlangsung dengan pelatih veteran ini.
