Bagaimana Usaha Mengurangi Polusi Udara Memengaruhi Pemanasan Global?
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Para ilmuwan berusaha mencari tahu alasan di balik peningkatan suhu rata-rata bumi selama 15 tahun terakhir dengan menganalisis simulasi dari delapan model iklim.
Studi menunjukkan bahwa usaha untuk mengurangi polusi udara di Asia Timur berperan dalam mempercepat kenaikan suhu global. Dalam periode tersebut, Cina menerapkan kebijakan untuk meningkatkan kualitas udara yang berhasil menurunkan emisi sulfur dioksida hingga 75 persen.
“Bayangkan hari yang berkabut penuh polusi, partikel-partikel di udara menghalangi sebagian besar sinar matahari mencapai permukaan, bertindak sebagai peneduh,” ujar peneliti dari Centre for International Climate Research, Norwegia, Bjørn Samset.
Samset menjelaskan bahwa selama bertahun-tahun, polusi udara menutupi sinar matahari dari permukaan bumi. Dengan mengurangi polusi udara, Cina juga menghilangkan efek peneduh ini.
Namun, membiarkan polusi udara bukanlah solusi yang tepat untuk menurunkan suhu bumi. Profesor Klimatologi dari University of California, Robert Allen, menegaskan bahwa meningkatkan kualitas udara tetap harus menjadi prioritas demi kesehatan masyarakat.
“Jika kita ingin mencegah dampak terburuk dari perubahan iklim, kita juga harus mengurangi emisi karbon dioksida dan metana. Keduanya harus dilakukan bersamaan,” tambahnya.
Selain mengurangi gas rumah kaca, beberapa ilmuwan menyarankan solusi yang lebih tidak lazim untuk mengurangi krisis iklim, seperti menambahkan polutan buatan ke atmosfer. Samset menjelaskan bahwa ini dilakukan dengan menambahkan partikel ke stratosfer atau awan, memberikan efek serupa dengan polusi udara tetapi tanpa efek buruk pada kesehatan.
Namun, meteorolog dari University of Reading, Laura Wilcox, mengatakan bahwa cara ini tidak menyelesaikan masalah sebenarnya. Seperti polusi udara, partikel tersebut hanya memblokir sinar matahari tanpa menyelesaikan masalah pemanasan global.
Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Communications Earth & Environment, Allen, Samset, dan Wilcox menekankan bahwa pemanasan global hanya dapat dikendalikan dengan mengurangi emisi gas rumah kaca.
“Solusi utama adalah mengurangi emisi gas rumah kaca kita, terutama dengan beralih dari penggunaan bahan bakar fosil,” jelas Samset.
Wilcox menyarankan beberapa cara untuk mengurangi pemanasan global, seperti menyerap karbon dioksida dari atmosfer dan penanaman pohon lebih banyak.
