Guru Bahasa Mandarin Berinovasi dalam Pembelajaran, Ikut Kompetisi Global
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Lebih dari 100 pengajar bahasa Mandarin di tingkat sekolah dasar dari berbagai sekolah di Indonesia turut serta dalam ajang ‘ASTA Mandarin Teaching Competition’.
“Setiap peserta menyampaikan pembelajaran kreatif yang menunjukkan metode mereka dalam mengajar bahasa Mandarin menggunakan buku Meihua dari ASTA Ilmu Publishing,” ujar Tim Juri ASTA Mandarin Teaching Competition, Elice Chandra, dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa.
Elice menambahkan bahwa karya-karya yang dikirimkan tidak hanya menggambarkan penguasaan materi, tetapi juga menampilkan kreativitas para guru dalam menyajikan pelajaran dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
Proses penjurian dilakukan secara ketat dan kompetitif, dengan melibatkan tim juri yang terdiri dari praktisi pengajaran Mandarin berpengalaman, baik dari dalam maupun luar negeri.
Tim juri mengevaluasi setiap video dengan teliti berdasarkan inovasi, cara penyampaian, dan efektivitas pembelajaran.
Kategori kompetisi dibagi menjadi dua, yaitu kategori A untuk guru yang mengajar kelas bawah (Kelas 1–3) dan kategori B untuk guru yang mengajar kelas atas (Kelas 4–6).
Beberapa pemenang dalam kategori A antara lain Dewi Suharyanti (Aiming Mandarin) sebagai juara pertama, Sheny Alianto (Methodist) juara kedua, dan Nicole Velynn (Sekolah Medan Mulia/Mian Zhong) untuk juara ketiga.
Sementara itu, pemenang kategori B meliputi Adi Kristanto, B.Ed (Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi), Henny Citra Kumala (Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi), dan Indra Wijaya (Sekolah Monte Sienna).
