BEI Menyebut Pentingnya Diversifikasi untuk Investasi Berkelanjutan di Papua
BERITA TERBARU INDONESIA, JAYAPURA — Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Papua menekankan bahwa diversifikasi adalah kunci untuk investasi berkelanjutan bagi investor di Bumi Cenderawasih, yang dapat mengurangi risiko dan mencegah kegagalan dalam berinvestasi.
Kepala Wilayah BEI Papua, Kresna A. Payokwa, di Jayapura, pada Ahad (27/4/2025), menyatakan bahwa pihaknya kini aktif memberikan edukasi dan wawasan strategis kepada para investor di Papua. “Saat ini, dinamika ekonomi global dan nasional penuh tantangan, sehingga perlu mitigasi agar investasi tetap aman dan minat bertransaksi kembali terjaga,” katanya lagi.
- Sukuk, Alternatif Investasi Berbasis Aset Riil di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
- Singapura Penyumbang Terbesar Investasi di Indonesia
- Soal LG Mundur Investasi di RI, Apindo Yakini Hanya Penundaan
Menurut Aditya, pada Jumat (25/4/2025), pihaknya mengadakan acara Investor Gathering dan Market Update dengan tema “Strategi Diversifikasi Selama Era Bearish Trump 2.0”. Dalam acara itu, BEI menyampaikan analisis pasar terbaru dan strategi produk investasi untuk menghadapi ketidakpastian global.
“Diversifikasi kini bukan lagi pilihan, tetapi menjadi keharusan. Melalui acara ini, kami ingin mendorong investor untuk menyusun strategi portofolio yang adaptif serta memilih produk investasi pasar modal yang beragam dan sesuai dengan profil risiko masing-masing,” ujarnya.
Saat ini, pasar modal Papua menunjukkan perkembangan positif dengan jumlah investor mencapai 106.542 pada Maret 2025, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. “Nilai transaksi investor pasar modal di Papua pada April 2025 tercatat mencapai Rp 1,7 triliun, menunjukkan tingginya minat masyarakat dalam berinvestasi,” tambahnya.
Dia juga menambahkan bahwa BEI sangat mendukung para investor di Papua untuk terus memanfaatkan produk-produk investasi yang tersedia di pasar modal, termasuk saham, reksa dana, ETF, dan instrumen berbasis syariah. “Pasar modal adalah bagian penting dari pembangunan ekonomi Papua. Melalui sinergi antara edukasi, teknologi, dan kemudahan akses, kami yakin masyarakat Papua dapat tumbuh sebagai investor yang tangguh dan mandiri,” ujarnya lagi.
