Semakin Banyak Negara yang Siap Mengakui Palestina pada 2025
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Tekanan global terhadap Israel semakin meningkat, terutama setelah krisis kemanusiaan di Gaza dan tuduhan kejahatan perang terkait kelaparan paksa di wilayah tersebut. Akibatnya, sejumlah negara di dunia kini mengambil langkah simbolis dan signifikan, yaitu mengakui Palestina sebagai negara merdeka.
Walaupun pengakuan ini belum menentukan batas wilayah atau ibu kota secara resmi, langkah ini membuka jalan bagi hubungan diplomatik penuh, termasuk pengangkatan duta besar dari dan untuk Palestina.
- Operasi Kereta Gideon Gagal Total, Pasukan Israel Tarik Pasukan
- Donald Trump Gusar Makin Banyak Negara Ingin Akui Palestina
- Pemerintah Putuskan Tanggal 18 Agustus 2025 Hari Libur Nasional
Saat ini, lebih dari 140 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengakui Palestina. Namun, yang menjadi perhatian utama adalah perubahan sikap dari negara-negara yang sebelumnya memiliki hubungan erat dengan Israel. Hal ini didorong oleh kemarahan global atas lebih dari 60 ribu warga Palestina yang menjadi korban di Gaza.
Negara-Negara yang Siap Mengakui Palestina
Prancis
Presiden Prancis Emmanuel Macron adalah salah satu pemimpin dari negara-negara G7 yang menyatakan akan mengakui Palestina. Pengumuman ini datang setelah Prancis beberapa kali mendesak Israel agar membuka akses bantuan ke Gaza yang sedang menghadapi bencana kelaparan akibat blokade total.
Macron menyatakan bahwa pengakuan resmi akan dilakukan pada September 2025, bertepatan dengan Sidang Majelis Umum PBB di New York. Dalam pernyataannya di platform X (sebelumnya Twitter), ia menegaskan perlunya penghentian perang di Gaza, pembebasan semua sandera, dan pemberian bantuan kemanusiaan dalam skala besar.
Walaupun mendapat penolakan keras dari Israel dan Amerika Serikat, Macron tetap mengirim surat resmi kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas untuk menegaskan komitmen Prancis.
