Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Berita
  • Budaya Saling Menyalahkan di Media Sosial, Ketum PBNU: Kongkow Seharusnya Lebih Sering
  • Berita

Budaya Saling Menyalahkan di Media Sosial, Ketum PBNU: Kongkow Seharusnya Lebih Sering

Dedi Saputra Juni 15, 2025
budaya-saling-memakai-di-medsos-ketum-pbnu-seharusnya-perbanyak-kongkow

Budaya Saling Menyalahkan di Media Sosial, Ketum PBNU: Kongkow Seharusnya Lebih Sering

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, yang akrab dikenal sebagai Gus Yahya, menegaskan pentingnya menciptakan ruang dialog dalam menghadapi perbedaan pandangan di masyarakat.

Ia menyayangkan budaya saling menghujat yang kerap terjadi di media sosial. “Kita sering saling mencaci di medsos tanpa pernah bertatap muka. Inilah mengapa kongkow-kongkow sangat penting. Seharusnya kita lebih sering kongkow (berdialog) terlebih dahulu,” ujar Gus Yahya dalam Diskusi Forum Kramat bertajuk ‘Pentingnya Konsensus Kebangsaan’ yang digelar di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (13/6/2025).

Dalam paparannya, Gus Yahya menekankan pentingnya kesadaran kolektif sebagai puncak dari konsensus kebangsaan. “Konsensus tertinggi adalah kesadaran masyarakat yang tidak terkatakan, sementara yang terendah berupa Undang-Undang,” katanya.

Ia menyebut bahwa masyarakat Indonesia sebenarnya memiliki pengalaman panjang dalam menyelesaikan perselisihan secara mandiri, yang seharusnya menjadi fondasi untuk menjaga keutuhan bangsa.

Mengenai cita-cita masyarakat adil dan makmur, Gus Yahya menilai konsep tersebut masih sangat abstrak. “Kita memerlukan konsensus di tingkat operasional yang lebih konkret, meski membutuhkan waktu panjang untuk mencapainya,” tuturnya.

Diskusi tersebut juga menghadirkan Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt Jacky Manuputy, sebagai pembicara. Selaras dengan Gus Yahya, Jacky Manuputy menyoroti pentingnya ketahanan sosio-kultural sebagai penyangga utama persatuan nasional.

“Saya yakin Indonesia memiliki buffer zone kultural. Jika ada yang mengatakan Indonesia gelap, pasti ada titik baliknya,” ungkap Jacky.

Namun, dia menekankan perlunya energi pendorong dalam kerangka etis dan moral yang jelas guna memperkuat bangunan konsensus kebangsaan yang inklusif.

Sementara itu, tokoh NU yang juga Ketua PBNU Bidang Pendidikan dan Kaderisasi, KH Ulil Abshar Abdalla, mengusulkan pembentukan forum khusus untuk membahas isu-isu kebangsaan secara berkelanjutan.

“Kita perlu wadah khusus yang fokus membahas diskursus kebangsaan secara terus-menerus,” ucap Gus Ulil, sapaan akrabnya.

Diskusi ini juga menyoroti perlunya penerapan nilai-nilai konsensus dalam praktik kehidupan sehari-hari. Kedua pembicara menekankan pentingnya komitmen bersama demi kemaslahatan bangsa di tengah keragaman yang ada.

Continue Reading

Previous: InJourney Airports Pastikan Fasilitas Bandara Siap Menyambut Jamaah Haji
Next: Prancis Siap Ambil Bagian dalam Operasi untuk Melindungi Israel

Related News

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.