Cisande dan Perjalanan 27 Tahun Menebar Kebahagiaan
Oleh: Irvan Nugraha, CEO Rumah Zakat
Setiap kali saya mengunjungi desa-desa binaan, ada satu momen yang selalu menyentuh hati saya: melihat bagaimana transformasi terjadi, bukan hanya dari segi fisik infrastruktur atau pergerakan ekonomi, tetapi juga dari raut wajah masyarakat yang kini lebih percaya diri, mandiri, dan penuh harapan.
Desa yang sangat berkesan dalam perjalanan kami adalah Desa Cisande, terletak di Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dulu, Cisande hanyalah desa pertanian biasa dengan potensi lokal yang besar namun belum tergarap optimal. Warga hidup sederhana, bergantung pada hasil pertanian, dan belum banyak yang melihat desa ini sebagai tempat yang menjanjikan.
Segalanya mulai berubah dengan hadirnya semangat pemberdayaan. Dengan dukungan dari para donatur, fasilitator, dan relawan pemberdayaan, terbentuklah BUMMas Anugerah Tani Cisande. Dari sinilah warga mulai bergerak.
Penduduk Cisande belajar mengelola potensi wisata berbasis pertanian, membuka rumah bagi wisatawan dengan konsep homestay, menyusun paket wisata edukatif, dan mengangkat kembali budaya lokal sebagai kekuatan desa.
Kini, Cisande tidak hanya menjadi desa produktif tetapi juga menjadi salah satu dari 50 Desa Wisata Terbaik Nasional versi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2021. Bahkan, pada tahun 2024, desa ini dikunjungi oleh lebih dari 16.000 wisatawan.
Semua keberhasilan ini terwujud bukan karena kami hebat, tetapi karena masyarakatnya mau bergerak, dan banyak pihak yang bersedia berbagi serta percaya. Kisah Cisande adalah satu dari ribuan cerita perubahan yang kami temui dalam 27 tahun perjalanan Rumah Zakat.
