Informasi Perlintasan Imigrasi: Tanggal dan Tujuan Keberangkatan Riza Chalid dari Indonesia
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengungkapkan bahwa berdasarkan data perlintasan paling akhir, pengusaha M. Riza Chalid, yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait tata kelola minyak, telah meninggalkan Indonesia menuju Malaysia. Pejabat Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menyatakan bahwa Riza Chalid berangkat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada bulan Februari 2025 dan belum kembali ke Indonesia.
“Berdasarkan catatan perlintasan orang yang keluar masuk wilayah Indonesia dalam aplikasi sistem APK V4.0.4 kami, Mohamad Riza Chalid keluar dari Indonesia pada 06-02-2025 menuju Malaysia,” ujar Yuldi saat dihubungi di Jakarta, Kamis (17/7/2025).
- Cirebon Siapkan Pembangkit Listrik dari Sampah, Hasilkan 10 MW Energi Bersih
- Pungli Truk Capai Rp 150 Juta per Tahun, Kemenhub Bangun Sistem Elektronik di Jembatan Timbang
- Melihat Kemewahan Fasilitas Sekolah Rakyat: Asrama Hingga Sarana Olahraga
Menurut Yuldi, Ditjen Imigrasi RI telah berkoordinasi dengan perwakilan di Malaysia mengenai keberadaan Riza Chalid yang kemungkinan masih berada di sana. Informasi terbaru akan diumumkan kemudian.
“Kami sudah berkoordinasi dengan perwakilan Imigrasi kami di Malaysia dan perwakilan kami telah berkomunikasi dengan Jabatan Imigresen Malaysia serta Polisi Malaysia untuk melacak keberadaan Mohamad Riza Chalid,” tambahnya.
Sementara itu, terkait dugaan awal bahwa Riza Chalid berada di Singapura, Ditjen Imigrasi RI telah berkoordinasi dengan Immigration Custom Authority (ICA) Singapura melalui perwakilan di sana.
“Menurut data dari ICA Singapura, Mohamad Riza Chalid terakhir kali masuk ke wilayah Singapura pada bulan Agustus tahun 2024, dan ia datang dengan status pengunjung, bukan pemegang PR (permanent resident),” jelas Yuldi.
