Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • lingkungan
  • Di Forum Perubahan Iklim Tajikistan, Wamenlu Arrmanatha Nasir Soroti Kondisi Memprihatinkan Gletser Carstensz
  • lingkungan

Di Forum Perubahan Iklim Tajikistan, Wamenlu Arrmanatha Nasir Soroti Kondisi Memprihatinkan Gletser Carstensz

Agus Santoso Juni 1, 2025
di-forum-perubahan-iklim-tajikistan-wamenlu-a-nasir-sebut-gletser-cartensz-sangat-memprihatinkan

Di Forum Perubahan Iklim Tajikistan, Wamenlu Arrmanatha Nasir Soroti Kondisi Memprihatinkan Gletser Carstensz

BERITA TERBARU INDONESIA, TAJIKISTAN — Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir memimpin delegasi Indonesia dalam High-Level Conference on Glaciers Preservation (HLCGP) yang diadakan di Tajikistan. Konferensi ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat solidaritas internasional dalam upaya melestarikan gletser di seluruh dunia.

Dalam sesi pleno konferensi, Wamenlu Arrmanatha menekankan bahwa meskipun Indonesia merupakan negara tropis, dampak pencairan gletser juga dirasakan oleh Indonesia.

“Indonesia mungkin negara tropis, tetapi kami juga memiliki gletser. Sayangnya, saat ini 99 persen dari luas gletser di Puncak Carstensz di Papua telah hilang akibat perubahan iklim,” ujar dia dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, Minggu.

Wamenlu juga menyoroti krisis iklim yang menjadi penyebab utama pencairan gletser di berbagai belahan dunia dan pentingnya memperkuat sistem multilateral untuk menghadapi tantangan global ini.

“Indonesia mendukung penuh penguatan kepercayaan terhadap sistem multilateral, terutama melalui pendanaan iklim yang adil dan akses terhadap teknologi adaptif. Pelestarian gletser adalah pelestarian masa depan umat manusia,” ungkap Arrmanatha.

Konferensi ini berlangsung dari 29 hingga 31 Mei dan dihadiri lebih dari 2.200 delegasi dari 65 negara, termasuk pemimpin tinggi dari berbagai negara seperti Perdana Menteri Pakistan serta wakil presiden dari Iran, Zimbabwe, Gambia, dan Maladewa.

Sekitar 70 organisasi internasional hadir, termasuk Wakil Sekretaris Jenderal PBB Amina J. Mohammed, Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), Sekretaris Eksekutif UNESCAP, serta Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Air.

Continue Reading

Previous: KAI Commuter Tambah 96 Kereta Baru untuk Peremajaan KRL
Next: Dampak Skema Bantuan AS-Israel di Gaza Terus Meningkat

Related News

monyet-gemoy-buat-resah-warga-kota-cimahi
  • lingkungan

Monyet Besar Ganggu Warga Kota Cimahi

Dewi Anjani Agustus 11, 2025
truk-terguling-diduga-jadi-penyebab-munculnya-busa-di-sungai-cimeta-2
  • lingkungan

Truk Terguling Diduga Menjadi Sumber Busa di Sungai Cimeta

Siti Nurhaliza Agustus 10, 2025
kapolri-sebut-modifikasi-cuaca-efektif-tekan-karhutla-di-kalbar
  • lingkungan

Kapolri Sampaikan Keberhasilan Modifikasi Cuaca dalam Mengurangi Karhutla di Kalbar

Maya Lestari Agustus 8, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.