Din Syamsuddin: ‘Aisyiyah Dapat Menjadi Saingan Internal Muhammadiyah
BERITA TERBARU INDONESIA, TEGAL — Prof Din Syamsuddin berpendapat bahwa ‘Aisyiyah terus menunjukkan kemampuannya sebagai organisasi otonom Muslimah dalam mengelola banyak amal usaha, baik di bidang pendidikan, layanan kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi. Oleh karena itu, ortom ini dinilainya dapat menyaingi Muhammadiyah dalam berlomba-lomba di jalan kebajikan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh mantan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005-2015 saat membuka Peringatan Milad ke-108 ‘Aisyiyah yang diadakan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Tegal, Jawa Tengah, baru-baru ini. Din juga mengingatkan bahwa ‘Aisyiyah yang dahulu berbeda dengan yang dilihatnya saat ini.
Dahulu, kata dia, dalam lingkup warga Persyarikatan, penyelenggaraan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi hanya dilakukan oleh Muhammadiyah. Namun kini, ‘Aisyiyah juga mulai menyelenggarakannya.
“Walaupun ‘Aisyiyah dikenal sebagai ortom khusus Muhammadiyah, ‘Aisyiah sebagai Kelompok Muhammadiyah Perempuan sepertinya tidak ingin hanya menjadi pendukung dari belakang atau samping, tetapi ingin tampil di depan. Saya memproyeksikan bahwa ‘Aisyiyah mungkin saja dapat menyaingi Muhammadiyah di masa depan, baik dalam kuantitas lembaga maupun kualitasnya,” ujar Din Syamsuddin.
Dalam bidang pendidikan, ia menjelaskan bahwa ‘Aisyiyah tidak hanya mendirikan beberapa universitas serta puluhan akademi keperawatan dan kebidanan. Ortom ini juga telah membangun dan mengelola sekitar 100 SD, 20 SMP, dan 10 SMA.
“Ini merupakan prestasi yang membanggakan,” ucap mantan ketua umum Majelis Ulama Indonesia itu.
“Di beberapa tempat, rumah sakit ‘Aisyiyah lebih unggul daripada RS yang dikelola oleh Muhammadiyah. Bahkan, banyak RS dan universitas Muhammadiyah yang dipimpin oleh anggota ‘Aisyiyah,” tambah Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan itu.
