Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Pendidikan
  • Disdik Jakarta Mengakui Sanksi Pencabutan KJP Belum Efektif Cegah Tawuran Pelajar
  • Pendidikan

Disdik Jakarta Mengakui Sanksi Pencabutan KJP Belum Efektif Cegah Tawuran Pelajar

Dewi Anjani Mei 6, 2025
disdik-jakarta-akui-sanksi-pencabutan-kjp-belum-bisa-cegah-maraknya-tawuran-pelajar

Disdik Jakarta Mengakui Sanksi Pencabutan KJP Belum Efektif Cegah Tawuran Pelajar

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Pemerintah Provinsi Jakarta berencana melakukan evaluasi terhadap pembinaan bagi siswa yang terlibat dalam tawuran. Pasalnya, aksi tawuran masih sering terjadi di Jakarta.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, Sarjoko, mengungkapkan bahwa selama ini pihaknya menjatuhkan sanksi berupa pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi pelajar yang terlibat tawuran. Namun, sanksi tersebut belum cukup efektif dalam mencegah tawuran di kalangan pelajar.

“Hal ini menjadi bagian dari evaluasi kami untuk menentukan kebijakan lebih lanjut. Setiap kebijakan yang diambil akan kami laporkan terlebih dahulu kepada pimpinan,” ujarnya, Senin (5/5/2025).

Meski demikian, Sarjoko belum menjelaskan lebih lanjut mengenai jenis pembinaan yang akan diterapkan kepada pelajar yang terlibat tawuran selain pencabutan KJP. Jenis pembinaan tersebut masih akan dibahas lebih lanjut.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan mengirim siswa yang bermasalah ke barak militer seperti yang dilakukan di Jawa Barat, Sarjoko menyatakan bahwa belum ada kebijakan ke arah tersebut. “Untuk sementara belum ada,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung tidak banyak berkomentar mengenai kebijakan yang diambil oleh Pemprov Jabar untuk mendidik siswa yang bermasalah. Namun, politisi PDIP tersebut tampak enggan mengikuti langkah yang diambil oleh KDM –sapaan Dedi Mulyadi.

“Jakarta memiliki kebijakan tersendiri. Terima kasih,” ucapnya ketika ditanya mengenai kebijakan mengirim siswa bermasalah ke barak militer di Jakarta, Jumat (2/5/2025).

Continue Reading

Previous: Menteri Agama Ajak ICMI Dukung Realisasi Trilogi Kerukunan di Indonesia
Next: Pramono Berharap Daycare untuk Keluarga Kurang Mampu Ada di Setiap Kelurahan di Jakarta

Related News

28-sekolah-di-jakarta-ambil-bagian-pecahkan-rekor-muri-asesmen-bahasa-inggris-daring
  • Pendidikan

28 Sekolah di Jakarta Sukses Pecahkan Rekor MURI dalam Asesmen Bahasa Inggris Online

Dedi Saputra Agustus 11, 2025
lembaga-akreditasi-perguruan-tinggi-kesehatan-indonesia-mulai-jangkau-kampus-luar-negeri
  • Pendidikan

Lembaga Akreditasi Perguruan Tinggi Kesehatan Indonesia Mulai Ekspansi ke Kampus Internasional

Maya Lestari Agustus 5, 2025
menulis-opini-esai-artikel-di-era-konvergensi-media-bagian-2
  • Pendidikan

Menulis Opini dan Esai di Era Media Konvergensi (Bagian 2)

Dewi Anjani Agustus 4, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.