Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Ekonomi
  • DPRD Jateng Usulkan Penggabungan 33 BPR-BKK Menjadi Bank Syariah, Pemprov: Langkah yang Potensial dan Efisien
  • Ekonomi

DPRD Jateng Usulkan Penggabungan 33 BPR-BKK Menjadi Bank Syariah, Pemprov: Langkah yang Potensial dan Efisien

Dedi Saputra Mei 30, 2025
dprd-jateng-usulkan-konsolidasi-33-bpr-bkk-jadi-bank-syariah-pemprov-potensial-dan-efisien

BERITA TERBARU INDONESIA, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyambut baik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai penggabungan PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Badan Kredit Kecamatan (BKK) se-Jateng menjadi Bank Syariah. Pemprov Jateng percaya bahwa langkah ini dapat meningkatkan potensi perekonomian syariah di provinsi tersebut.

Sekretaris Daerah Jateng, Sumarno, menyatakan bahwa Pemprov Jateng sudah memiliki BPR-BKK konvensional. Ia menambahkan bahwa sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 7 Tahun 2024, pemerintah daerah yang memiliki lebih dari satu BPR-BKK harus melakukan konsolidasi.

  • Indonesia Memperkuat Posisi di Poros Keuangan Syariah Global di BISFF 2025
  • Jateng Mendorong 33 BPR-BKK Untuk Bergabung Menjadi Bank Syariah
  • MIND ID Mendorong Pemanfaatan Teknologi HPAL untuk Efisiensi Energi dan Emisi

“Kita sudah memiliki BPR-BKK konvensional yang sudah lebih dulu dikonsolidasikan, sehingga pilihan satu-satunya adalah syariah,” ujar Sumarno usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jateng, Rabu (28/5/2025).

Namun demikian, Sumarno melihat bahwa penggabungan 33 PT BPR-BKK se-Jateng menjadi bank syariah akan membuka peluang baru. “Ini menjadi alternatif bagi masyarakat kita. Mengingat mayoritas penduduk Jawa Tengah adalah Muslim, ini menjadi pilihan alternatif untuk pembiayaan,” tuturnya.

Sumarno menambahkan bahwa salah satu tantangan dari penggabungan 33 BPR-BKK se-Jateng menjadi bank syariah adalah penataan struktur kepengurusan dan manajerial. Namun, penggabungan tersebut diperkirakan akan menghasilkan sistem kerja yang lebih efisien secara operasional.

“Dengan konsep konsolidasi ini, tentu saja lebih efisien. Kita bicara soal kepengurusan, masalah direksi, yang tadinya mungkin ada 33 direksi, nanti hanya ada satu. Mereka yang sekarang ada di kabupaten/kota akan dijadikan cabang. Jadi, lebih efisien dengan satu manajemen, tentu saja akan menjadi lebih efektif,” jelas Sumarno.

Continue Reading

Previous: RUPTL PLN 2025–2034 Berpotensi Serap 760 Ribu Pekerja di Bidang Energi Hijau
Next: Visa Furoda Belum Diterbitkan oleh Saudi, Komnas Haji: Bukan Tanggung Jawab Pemerintah

Related News

  • Ekonomi

Peningkatan Premi BRI Insurance Mencapai 13,3 Persen

Intan Permatasari Agustus 11, 2025
  • Ekonomi

Pesanan Naik 113 Persen di GIIAS 2025, Chery Sasar Pasar Bandung dengan Produk Baru di Mall PVJ

Rina Kartika Agustus 11, 2025
konsesi-pelabuhan-saatnya-investasi-berbicara-lebih-dari-sekadar-angka
  • Ekonomi

Konsesi Pelabuhan: Waktu untuk Investasi Membuktikan Diri Lebih dari Sekadar Angka

Intan Permatasari Agustus 10, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.