Hadits tentang Bayi Ajaib yang Dapat Berbicara atas Izin Allah
BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim melalui Abu Hurairah mengungkapkan ucapan Nabi Muhammad yang tidak biasa. Ini berkaitan dengan bayi selain Nabi Isa yang mampu berbicara.
Umumnya, suara bayi terbatas pada tawa, tangisan, atau ungkapan yang tidak jelas. Namun, ada tiga bayi yang, termasuk Nabi Isa, dapat berbicara dengan fasih, sebagaimana diceritakan oleh Nabi Muhammad SAW. Berikut adalah ketiga bayi tersebut.
Pertama, Bayi Isa bin Maryam
Nabi ini satu-satunya nabi yang disebut dengan nama ibunya, karena dia tidak memiliki ayah.
Kisah Nabi Isa yang bisa berbicara sejak bayi adalah salah satu mukjizat yang paling dikenal. Ketika Maryam, ibu Nabi Isa, membawa Nabi Isa kepada kaumnya, mereka menuduhnya melakukan perbuatan yang tidak senonoh. Respons Maryam terhadap mereka diabadikan Allah dalam Surah Maryam ayat 29-30
Fa asyrat ilaihi, qalu kaifa nukallimu man kana fil-mahdi sabiyy.
Dia (Maryam) menunjuk ke arah (bayi)-nya (agar mereka berbicara dengannya). Mereka berkata, “Bagaimana mungkin kami berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan?”
Qala inni Abdullah(i), ataniyal-kitaba wa ja’alan(i) nabiyy.
Dia (Isa) berkata, “Sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Dia (akan) memberiku Kitab (Injil) dan menjadikan aku seorang nabi.”
Kedua, Bayi dalam Kisah Juraij
Nabi menceritakan tentang seorang pria dari Bani Israil bernama Juraij yang rajin beribadah. Dia membangun sebuah tempat untuk berdoa yang sering digunakannya. Suatu hari, ibunya memanggil, “Wahai Juraij…” Pada saat itu, Juraij sedang shalat. Di dalam hatinya, dia bertanya-tanya, ya Allah, saya sedang shalat, haruskah saya melanjutkan atau menghentikan ibadah ini. Dia akhirnya memilih untuk melanjutkan shalatnya. Ibunya pun merasa kesal karena panggilannya tidak dijawab.
