Skip to content
logo-Berita-Terkini-Indonesia

BTI

Liputan Berita Terkini Indonesia

Primary Menu
  • Home
  • pemerintahan
  • Politik dan Hukum
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Hak Asasi Manusia
  • Home
  • Ekonomi
  • IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Indonesia, Peneliti: Potensi Membangun Ekonomi Tangguh
  • Ekonomi

IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Indonesia, Peneliti: Potensi Membangun Ekonomi Tangguh

Dedi Saputra Juli 31, 2025
imf-tingkatkan-proyeksi-pertumbuhan-ri-peneliti-peluang-ciptakan-ekonomi-tahan-banting-5

IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Indonesia, Peneliti: Potensi Membangun Ekonomi Tangguh

BERITA TERBARU INDONESIA, JAKARTA — Dana Moneter Internasional (IMF) telah merilis World Economic Outlook (WEO) edisi Juli 2025 yang mengungkapkan pemulihan ekonomi global berjalan stabil, meskipun tetap dihadapkan pada risiko geopolitik dan fragmentasi perdagangan.

IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan mencapai 3,0% pada 2025, dan sedikit naik menjadi 3,1% pada 2026, lebih optimis dibandingkan dengan proyeksi pada edisi April sebelumnya.

  • RI Menyerukan Aksi Nyata untuk Mewujudkan Kedaulatan Palestina
  • Guru Diharapkan Mahir Menyusun Rencana Pembelajaran Inovatif
  • Polisi Ungkap Penyebab Kematian Diplomat Arya Daru, Ini Tanggapan Kemenlu

Peningkatan ini didukung oleh pelemahan dolar AS, pelonggaran fiskal di negara-negara besar, serta pengurangan ketegangan perdagangan global.

Salah satu sorotan utama dari WEO kali ini adalah revisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok sebesar 0,8 poin menjadi 4,8%, yang menunjukkan dampak kebijakan stimulus yang mulai terlihat. Indonesia juga mengalami revisi positif, dari 4,7% menjadi 4,8%.

IMF mencatat bahwa perbaikan prospek Indonesia didorong oleh stabilitas politik setelah pemilu, hilirisasi industri berbasis mineral dan perkebunan, serta ekspansi cepat ekonomi digital. Namun, risiko global seperti konflik regional, tarif baru, dan fragmentasi ekonomi tetap menjadi tantangan serius.

Peneliti Sosial Ekonomi dari Yayasan Kekal Berdikari, Jan Prince Permata menilai peningkatan proyeksi IMF sebagai validasi atas konsistensi pembangunan jangka panjang di Indonesia.

“Transformasi ekonomi Indonesia kini mulai memperlihatkan hasil nyata. Dari penguatan industri berbasis hilirisasi, digitalisasi UMKM, hingga stabilitas makroekonomi pasca transisi politik. Semua menjadi indikator positif. Dunia mulai memperhitungkan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi baru,” ujar Jan dalam keterangan di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Namun demikian, Jan menekankan bahwa pertumbuhan positif ini belum tentu merata dampaknya, terutama bagi kelompok masyarakat rentan.

“Pertumbuhan harus inklusif. Pemerintah harus memastikan manfaat ekonomi dirasakan semua lapisan masyarakat, khususnya kelompok miskin, hampir miskin, dan kelas menengah rentan. Pemerataan ekonomi dan penguatan SDM adalah kunci,” jelas Jan yang saat ini juga sedang menempuh studi doktoral bidang Manajemen Berkelanjutan di Perbanas Institute.

Menurut Jan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki peluang besar untuk menjadikan Indonesia bukan hanya kuat secara angka, tetapi juga tangguh dalam kualitas.

“Ini adalah kesempatan emas bagi Presiden Prabowo untuk membangun ekonomi yang tidak hanya cepat tumbuh, tetapi juga adil dan tahan banting. Kita punya bonus demografi, ekosistem investasi yang kondusif, dan jaringan perdagangan baru. Tapi kalau tidak disertai proteksi sosial dan pemberdayaan, kita akan tumbuh tanpa arah,” ujarnya.

Laporan IMF ini hadir di tengah momentum penting: Tiongkok yang sedang transisi dari ekspor ke konsumsi domestik, India yang agresif di sektor teknologi dan jasa, ASEAN yang bersaing menarik investasi relokasi dari barat. Sementara Indonesia yang fokus pada hilirisasi dan ketahanan pangan-energi. Dengan pertumbuhan 4,8%, Indonesia masih berada di atas rata-rata negara berkembang lainnya, namun masih di bawah target strategis jangka menengah 5,5%-6,0%.

Continue Reading

Previous: IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Indonesia, Analis: Kesempatan Membangun Ekonomi yang Kuat
Next: Keutamaan dan Doa Istinsyaq ketika Berwudhu

Related News

  • Ekonomi

Peningkatan Premi BRI Insurance Mencapai 13,3 Persen

Intan Permatasari Agustus 11, 2025
  • Ekonomi

Pesanan Naik 113 Persen di GIIAS 2025, Chery Sasar Pasar Bandung dengan Produk Baru di Mall PVJ

Rina Kartika Agustus 11, 2025
konsesi-pelabuhan-saatnya-investasi-berbicara-lebih-dari-sekadar-angka
  • Ekonomi

Konsesi Pelabuhan: Waktu untuk Investasi Membuktikan Diri Lebih dari Sekadar Angka

Intan Permatasari Agustus 10, 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
auto7slot auto7slot auto7slot

You may have missed

  • Berita

Juru Bicara Gus Yaqut Tanggapi Larangan Bepergian KPK, Berikan 4 Pernyataan

Dewi Anjani Agustus 12, 2025
lewat-gpm-polres-indramayu-jaga-stabilitas-harga-dan-ringankan-beban-masyarakat
  • Berita

Melalui GPM, Polres Indramayu Pertahankan Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
kereta-pelabuhan-dan-terminal-di-sulsel-akan-terhubung-begini-rencana-kemenhub
  • Berita

Integrasi Kereta, Pelabuhan, dan Terminal di Sulsel: Rencana Kemenhub

Rizky Maulana Agustus 12, 2025
viral-meme-tanah-nganggur-diambil-negara-menteri-nusron-minta-maaf-ini-penjelasan-maksudnya
  • Berita

Meme Tanah Nganggur Jadi Viral, Menteri Nusron Meminta Maaf, Berikut Penjelasannya

Dedi Saputra Agustus 12, 2025
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.